Kapan Anak Boleh Makan Makanan Mentah?

Rusmanto
Rusmanto

Kapan Anak Boleh Makan Makanan Mentah? ilustrasi
Winnetnews.com -  Meskipun sering dianggap lebih alami dan menyehatkan, makanan mentah tetap berisiko menyebabkan gangguan pencernaan. Lalu, amankan jika anak dengan sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang makan makanan mentah?

Kapan anak boleh makan makanan mentah?

Makanan mentah umumnya rendah kalori, tinggi serat, dan masih memiliki nutrisi lengkap karena belum melalui pengolahan sama sekali. Anda juga akan memperoleh berbagai vitamin yang biasanya larut oleh air atau hilang dalam proses pemasakan.

Meski begitu, tidak semua orang bisa makan makanan mentah dengan aman.  Mengacu pada Food and Drug Administration (FDA), makanan mentah sebaiknya tidak diberikan kepada kelompok yang berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan.

Kelompok berisiko tinggi terdiri atas orang-orang yang lebih mudah kena penyakit. Mereka juga membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh, perawatan lebih intensif, dan lebih berisiko mengalami komplikasi yang berbahaya.

Orang-orang yang tidak disarankan makan makanan mentah adalah wanita hamil, anak kecil, lansia, dan orang yang kekebalan tubuhnya menurun. Sistem kekebalan tubuh mereka tidak cukup kuat melawan bakteri pada makanan mentah.

Perkembangan sistem kekebalan tubuh anak berlangsung perlahan hingga usia 2-3 tahun. Pada usia 4-6 tahun, sistem kekebalan tubuh anak mulai menyerupai orang dewasa. Perkembangan kembali meningkat saat anak mencapai masa pubertas.

Sekalipun alami dan menyehatkan, Anda sebaiknya tidak membiarkan anak makan makanan mentah sebelum sistem kekebalan tubuhnya betul-betul berkembang. Setelah berusia 5-6 tahun, barulah Anda dapat memperkenalkan jenis makanan ini dengan aman.

Apa Reaksi Kamu?