Kapolres Bogor Sebut Kasus Polwan Yang Dianiaya Sudah Ditangani Propam Mabes Polri

Kapolres Bogor Sebut Kasus Polwan Yang Dianiaya Sudah Ditangani Propam Mabes Polri

WinNetNews.com-Bripda M, korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh AKBP B diketahui bertugas sebagai anggota Propam di Kepolisian Resor Bogor Kota.

Menurut Kapolres Bogor Kota AKBP Andi Herindra, korban kini sudah dipindah tugas ke Mabes Polri."Dia (Bripda M) baru bertugas di Polres Bogor Kota selama dua bulan," kata Andi, saat dikonfirmasi, Selasa (24/5/2016).Dari informasi yang dihimpun, dugaan penganiyaan terjadi pada April 2016 lalu. Ketika itu, AKBP B masih bertugas jadi Kepala Bagian Pembinaan dan Karir di Polda Jawa Barat dan Bripda M bertugas di Kepolisian Resor Bogor Kota. Penganiyaan terjadi ketika keduanya bertemu di Hotel Sultan, Jakarta Pusat."Ya, yang bersangkutan sudah pindah ke Mabes (Polri), dan kasus penganiayaan itu TKP-nya di Jakarta," terang Andi.Tetapi, Andi enggan jelaskan kronologi kejadian tersebut. Dia menyebut, tempat kejadian berada di luar wilayah hukum Kota Bogor."Kasusnya sudah ditangani Polda Metro Jaya dan Propam Mabes Polri," lanjut dia.

Sementara, Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti menjelaskan, kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan AKBP B kepada seorang polwan Bripda M, kini masih dalam proses penyidikan.Badrodin pastikan bahwa AKBP B akan ditarik dari jabatannya. Ia juga memastikan kasus tersebut bakal diproses secara hukum sesuai hukum yang berlaku. Ia menyampaikan bahwa kasus ini ditangani Propam dan akan diproses baik pidana serta kode etik. "Saya sudah perintahkan diproses secara hukum, ditarik yang bersangkutan dari jabatannya," ucap Badrodin.

Sebelumnya diketahui, Bripda M, Polwan cantik melaporkan AKBP B. Bripda M melaporkan AKBP M atas dugaan penganiayaan ke Propam Polri. Keduanya diduga memiliki hubungan asmara. Tapi kemudian terjadi kasus penganiayaan.

Dari berbagai sumber

Foto: http://www.beritajalanan.com/