Kapolri Akui Ada Dua Negara Incar Indonesia
Foto: Istimewa

Kapolri Akui Ada Dua Negara Incar Indonesia

Sabtu, 4 Mar 2017 | 10:02 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com – Persoalan di dalam negeri dan di luar negeri menjadi perhatian bagi Kapolri, Jenderal Tito Karnavian. Terlebih lagi potensi-potensi dan arah gerak kelompok yang diduga mengancam Indonesia. Terlebih lagi, Indonesia bisa menjadi negara adidaya.

“Jika melihat potensi sumber daya alam Indonesia yang luar biasa di Indonesia, negara ini sangat bisa menjadi adidaya. Catatannya, pengelolaan negara ini secara maksimal,” kata Kapolri di hadapan perwakilan BEM se-Indonesia di Kampus Universitas Islam Riau.

Terkait dengan sumber daya alam itu, ungkap Kapolri Tito, ada dua negara adidaya yang berusaha menancapkan pengaruhnya di Indonesia, yaitu Amerika dan China. Dengan begitu, ada sejumlah jalan yang bisa diambil pemerintah Indonesia.

“Ada tiga pilihan bagi Indonesia menyikapi hal tersebut. Pertama, memilih salah satu, ke Amerika atau China. Tapi resikonya kalau memilih salah satu, akan ditekan yang lainnya. Paling tidak dari segi ekonominya akan mendapat tekanan,” ucap Tito.

Sedangkan pilihan kedua dengan memusuhi keduanya, misalnya menentang Freeport di Indonesia, sikap ini tentu juga memiliki risiko yang lebih besar dari pada pilihan pertama.

“Kita tentu berhadapan dengan gajah semua. Bukannya tidak bangga dengan Indonesia, tapi itu kenyataan yang dihadapi,” jelas Tito.

Adapun pilihan ketiga‎ dengan berteman keduanya. Pilihan ini punya syarat, salah satunya Indonesia jangan mau didikte, baik China maupun Amerika.

“Ambil duitnya, jangan mau didikte. Nah itu bagaimana caranya, ini yang perlu dipikirkan bersama,” tutupnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...