Kapolri: Denda Maksimal Lebih Efektif Hukum Tersangka Investasi Ilegal

Zaenal Arifin
Rabu, 22 Juni 2016 08:45 WIB
Oleh Zaenal Arifin pada Rabu, 22 Juni 2016 08:45 WIB
Image Kapolri: Denda Maksimal Lebih Efektif Hukum Tersangka Investasi Ilegal

 Jakarta, Winnetnews.com - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, menyatakan hukuman denda yang sebesar-besarnya lebih efektif untuk menghukum tersangka investasi ilegal (bodong) daripada memberikan hukuman penjara untuk membuat jera.

"Kalau memenjarakan orang, pemerintah akan tambah beban dengan kasih makan, menyiapkan tempat. Kasih saja denda sebanyak-banyaknya. Kemudian (tersangka) bayar sekian. Itu lebih efektif daripada orang dipenjara," kata Badrodin di Jakarta, ditulis Rabu (22/6/2016).

Badrodin mengatakan hukuman denda terhadap kasus atau masalah bidang ekonomi lebih efektif dari segi waktu dan biaya untuk diterapkan terhadap tersangka daripada memenjarakannya.

Ia berharap Otoritas Jasa Keuangan dan kementerian terkait bisa membuat undang-undang yang lebih menitikberatkan pada denda yang ditanggung oleh tersangka dibandingkan kurungan penjara.

Selain itu, hukuman pidana kurungan memiliki prosedur yang lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lama bagi penyidik dan jaksa memeriksa barang bukti.

"Pidana penjara itu harus diproses pemberkasan yang butuh banyak biaya dan waktu. Penyidik repot, jaksa repot. Kalau penjara penuh juga akan berontak. Polisi dan Kemenkumham juga semuanya repot," ujar dia.

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Daley Blind Kembali ke Ajax Amsterdam

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.