Skip to main content

Kapolri: Denda Maksimal Lebih Efektif Hukum Tersangka Investasi Ilegal

Kapolri: Denda Maksimal Lebih Efektif Hukum Tersangka Investasi Ilegal
Kapolri: Denda Maksimal Lebih Efektif Hukum Tersangka Investasi Ilegal

Jakarta, Winnetnews.com - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti, menyatakan hukuman denda yang sebesar-besarnya lebih efektif untuk menghukum tersangka investasi ilegal (bodong) daripada memberikan hukuman penjara untuk membuat jera.

"Kalau memenjarakan orang, pemerintah akan tambah beban dengan kasih makan, menyiapkan tempat. Kasih saja denda sebanyak-banyaknya. Kemudian (tersangka) bayar sekian. Itu lebih efektif daripada orang dipenjara," kata Badrodin di Jakarta, ditulis Rabu (22/6/2016).

Badrodin mengatakan hukuman denda terhadap kasus atau masalah bidang ekonomi lebih efektif dari segi waktu dan biaya untuk diterapkan terhadap tersangka daripada memenjarakannya.

Ia berharap Otoritas Jasa Keuangan dan kementerian terkait bisa membuat undang-undang yang lebih menitikberatkan pada denda yang ditanggung oleh tersangka dibandingkan kurungan penjara.

Selain itu, hukuman pidana kurungan memiliki prosedur yang lebih rumit dan membutuhkan waktu yang lama bagi penyidik dan jaksa memeriksa barang bukti.

"Pidana penjara itu harus diproses pemberkasan yang butuh banyak biaya dan waktu. Penyidik repot, jaksa repot. Kalau penjara penuh juga akan berontak. Polisi dan Kemenkumham juga semuanya repot," ujar dia.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top