Kapolri Ditantang Begini Oleh Sri Mulyani Jika Ingin Anggaran Kepolisian Naik
Sumber : Istimewa

Kapolri Ditantang Begini Oleh Sri Mulyani Jika Ingin Anggaran Kepolisian Naik

Jumat, 29 Des 2017 | 12:37 | Oky

Winnetnews.com - Institusi Polri telah meminta kenaikan anggaran operasional untuk tahun 2018 sebesar 70 persen kepada Menteri Prekonomian Sri Mulyani. Hal teresebut dibeberkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Permintaan tersebut, kata Tito, dikabulkan dengan syarat, yakni Polri harus mampu meningkatkan pajak pendapatan negara dan bea cukai.

"Oke saya bilang, saya siap memanggil para penunggak pajak. Asal jangan membuat kekisruhan," kata Tito di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (28/12).

Tito menyebut, kenaikan anggaran operasional dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota kepolisian. Sebab, hal itu juga untuk melenyapkan perilaku koruptif di institusi Polri.

"Setelah diperhitungkan, 70 persen kenaikan anggaran operasional dapat memberikan Rp 440 ribu per-anggota Polri. Negara harus menaikan anggaran sebesar Rp 29 triliun," ucap Tito.

Namun, mendengar kalkulasi tersebut, Menteri Perekonomian Sri Mulyani mengaku tidak sanggup dengan jumlah yang harus dikeluarkan oleh negara. "Itu Bu Sri bilang menyerah," ungkap Tito.

Meski demikian, Tito berharap anggaran Polri dapat dinaikan hingga 100 persen. Hal itu guna memerangi perilaku koruptif.

"Kami minta yang bagus betul naik 100 persen. Karena perhitungan saya kalau sampai 100 persen maka take home pay seorang Kombes bisa sampai di atas Rp 30 juta. Pasti akan bisa memerangi perilaku koruptif," tandas mantan Kepala BNPT ini.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...