Kapolri ‘Haramkan’ Polisi Pamer Gaya Hidup Hedon di Media Sosial

Sofia Citradewi
Sofia Citradewi

Kapolri ‘Haramkan’ Polisi Pamer Gaya Hidup Hedon di Media Sosial Sumber Foto: rasilnews.com

Winnetnews.com - Mabes Polri menerbitkan Surat Telegram berisi imbauan agar polisi memedomani pola hidup sederhana untuk mewujudkan aparatur negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

Surat Telegram tersebut bernomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM. Sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Idham Aziz, arahan tersebut berhubungan dengan peraturan disiplin anggota Polri soal kode etik profesi.

"Sehubungan dengan ref tersebut di atas, disampaikan kepada KA bahwa Polri sebagai alat negara bertugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat harus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih melalui penerapan pola hidup yang sederhana dengan tidak bergaya hidup mewah, menunjukkan hedonisme dalam kehidupan sehari-hari, baik di internal institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat," kata Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit, pada Minggu (17/11/2019) dikutip dari Liputan6.com.

Dalam isi Surat Telegram, Pegawai Negeri pada Polri harus menyesuaikan kemampuan ekonomi sebagai cerminan sifat prihatin untuk mencegah terjadinya kesenjangan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Berikut beberapa poin yang menjadi imbauan Kapolri Jenderal Idham Aziz.

  1. Tidak menunjukkan, memakai, memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.
  2. Senantiasa menjaga diri, menempatkan diri pola hidup sederhana di lingkungan institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.
  3. Tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.
  4. Menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.
  5. Menggunakan atribut Polri yang sesuai dengan pembagian untuk penyamarataan.
  6. Pimpinan kasatwil, perwira dapat memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, tidak memperlihatkan gaya hidup yang hedonis terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.
  7. Dikenakan sanksi yang tegas bagi anggota Polri yang melanggar.

 

Apa Reaksi Kamu?