Skip to main content

Kapolri: Kasus First Travel Sebentar Lagi Akan Dilimpahkan ke Pengadilan

Kapolri Jenderal Pol. Tito KarnavianFoto: Karna WNN
Kapolri Jenderal Pol. Tito KarnavianFoto: Karna WNN

WinNetNews.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan penyidikan kasus First Travel hampir rampung. Kasus tersebut saat ini masuk dalam tahap pemberkasan.

"Prosesnya sedang diberkas. Tidak lama lagi juga akan kita limpahkan ke pengadilan," kata Tito dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Tito menuturkan kasus ini berawal dari 13 laporan masyarakat yang diterima kepolisian. Masyarakat menjadi korban karena gagal berangkat umrah berjumlah lebih dari 46 ribu orang, dan total dananya lebih dari Rp1 triliun.

"Penyelesaiannya sudah dilakukan rapat lintas sektoral di Kemenko Polhukam untuk menangani (calon) jemaahnya," ucap dia.

Sebelumnya, berkas perkara kasus penipuan yang dilakukan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, bos biro perjalanan umrah First Travel segera selesai. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menyebut pemberkasan telah mencapai 90 persen.

"Target kita minggu depan lah, kita kirim dulu berkas ke kejaksan baru nanti kita lihat lagi," kata Kasubdit V Dit Tipidum Bareskrim Polri, Kombes Dwi Irianto di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat 6 Oktober 2017.

Ia mengatakan, semua kelengkapan berkas para tersangka sudah masuk pemberkasan. Hanya, ada sejumlah kekurangan yang harus dilengkapi penyidik.

Hingga kini, kata dia, total aset yang disita dari First Travel kurang lebih senilai Rp50 miliar. Pihaknya pun masih menelusur aset lainnya yang diduga masih disembunyikan para tersangka. Pihaknya kerap melakukan penggeledahan ulang untuk mencari aset-aset yang diduga disembunyikan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top