Karena Alasan Ini, Anak Butuh Susu Penambah Berat Badan
ilustrasi

Karena Alasan Ini, Anak Butuh Susu Penambah Berat Badan

Senin, 6 Apr 2020 | 06:55 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Anak Anda bermasalah dengan angka di timbangan yang tidak kunjung bertambah? Kondisi tersebut sering membuat orangtua khawatir karena takut anak mengalami stunting atau gangguan pertumbuhan. Bila anak Anda cenderung susah makan, biasanya dokter akan memberikan susu penambah berat badan balita. Namun ini dilakukan dengan catatan bahwa berat badan anak Anda memang sudah perlu bantuan khusus. Berikut penjelasan seputar susu penambah berat badan balita.

Penyebab anak membutuhkan susu penambah berat badan

Pertumbuhan anak paling terasa terjadi ketika ia masih bayi. Kondisi ini dilihat dari penambahan berat badan dan tinggi badan yang lebih cepat dibanding waktu lain dalam masa kehidupan si kecil. Namun, tidak sedikit anak-anak yang tidak mendapatkan berat badan ideal karena beberapa hal, yaitu:

Kebiasaan makan anak yang buruk

Memasuki usia 2-5 tahun atau masa balita, anak mulai bisa memilih makanan kesukaannya. Di satu sisi, hal ini bagus karena menandakan tumbuh kembangnya. Namun di sisi lain juga bisa menimbulkan masalah karena makanan yang dipilihnya belum tentu sehat.

Masalah kebiasaan yang akan timbul di usia balita yaitu pemilih makanan atau picky eater, bosan, sampai anak tidak fokus saat sedang makan. Situasi di atas kerap menjadi alasan anak balita perlu diberikan susu penambah berat badan. 

Dilansir dari laman Mayo Clinic,  picky eater bisa mengganggu perkembangan dan pertumbuhan berat badan anak bila ia memilih makanan yang tidak sehat.

Jadi, hal yang perlu menjadi catatan orangtua adalah memberi dua pilihan makanan yang sama-sama sehat tapi masih bisa dimakan oleh si kecil. 

Faktor kesehatan

Kondisi lain yang membuat anak balita membutuhkan susu penambah berat badan adalah faktor kesehatan, seperti:

Kesulitan menelan

Melansir dari Nation Wide Childrens, gangguan menelan atau swallowing disorder ditandai dengan ketidakmampuan untuk memindahkan makanan atau cairan dari dalam mulut lewat faring dan kerongkongan.

Gangguan kesulitan dalam menelan bisa membuat makanan nyasar dan anak berisiko mengalami masalah pernapasan dan paru-paru.

Bila dibiarkan dalam waktu lama, anak balita akan mengalami masalah berat badan dan membutuhkan susu penambah berat.

Penyakit celiac

Mengutip dari Mayo Clinic, kondisi ini merupakan sebuah reaksi sistem imun, di mana tubuh salah mengenali senyawa di dalam gluten sebagai ancaman.

Padahal, gluten merupakan jenis protein yang banyak ditemukan pada makanan biji-bijian, seperti gandum. 

Meski berhubungan dengan gluten, celiac tidak bisa disembuhkan tapi bisa dikendalikan dengan pemakaian makanan bebas gluten.

Ketika anak memiliki penyakit celiac, penambahan berat badan dan pertumbuhannya akan terganggu karena asupan gizinya sulit diserap oleh tubuh. 

Merasa stres di rumah

Stres tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Stres pada anak bisa disebabkan oleh trauma saat makan atau hubungan dengan anggota keluarga di rumah.

Kondisi ini lebih menyerang aspek psikologis anak yang berpengaruh pada berat badan si kecil. Segera konsultasikan dengan dokter bila ini mengganggu nafsu makan dan pertumbuhan si kecil.

Di masa-masa seperti inilah anak balita biasanya membutuhkan susu penambah berat badan sebagai nutrisi tambahan.

Faktor lingkungan

Ada beberapa tipe orangtua yang memiliki ketakutan anaknya akan mengalami obesitas. Jika terlalu dibatasi, hal ini akan berdampak pada asupan nutrisi yang kurang untuk si kecil.

Akhirnya, pilihan dan porsi makanan yang terbatas ini membuat pertumbuhan anak balita terganggu sehingga membutuhkan susu penambah berat badan. 

Tidak hanya itu, faktor lingkungan di sini juga bisa disebabkan oleh kondisi sosial ekonomi. Kemiskinan misalnya bisa membuat orangtua mungkin jadi tidak mampu menyediakan makanan sehat dan bergizi untuk anak.

Melihat kondisi di atas, sangat penting untuk mengenali dan merawat anak dengan berat badan rendah karena bisa berujung pada kekurangan gizi atau masalah medis lain.

Kondisi kekurangan gizi bisa membuat anak mengalami komplikasi, seperti sistem kekebalan tubuh melemah, tinggi badan yang lebih pendek, hingga kesulitan dalam belajar.

Bila berat badan anak Anda tidak bisa meningkat dengan pola makan, dokter akan memberikan susu penambah berat badan untuk menaikkan berat lebih cepat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...