Karena benang gelasan, Tiga orang meninggal di India

Karena benang gelasan, Tiga orang meninggal di India

Jumat, 19 Agt 2016 | 20:00 | Rike
WinNetNews.com-Tiga orang meninggal karena leher mereka tersayat benang gelasan yang digunakan untuk terbangkan layang-layang pada Hari Kemerdekaan India.

Saanchi Goyal, 3 tahun, dan Harry, 4 tahun, tengah melihat ke luar dari atap kendaraan mereka di Delhi ketika benang tajam menyayat leher mereka. Zafar Khan, 22 tahun, pun terbunuh benang gelasan saat mengendarai sepeda motornya.Benang yang terbungkus kaca dipakai untuk memutus benang dari layang-layang saingan.

Layang-layang diterbangkan banyak untuk merayakan berbagai peringatan, termasuk diantaranya acara penting seperti Hari Kemerdekaan yang dirayakan pada tanggal 15 Agustus.Tapi tiap tahun, muncul sejumlah laporan mengenai orang yang sekarat atau terluka karena benang layang-layang -yang dalam bahasa setempat manja- dibubuhi kaca atau logam untuk membuatnya lebih tajam.

Tahun 2015, benang sejenis membunuh anak laki-laki berumur lima tahun di kota Moradabad, India utara, dan setahun sebelumnyaanak perempuan berusia lima tahun di Jaipur yang tewas.Pemerintah Delhi kini melarang penggunaan manja yang dipertajam untuk menaikkan layang-layang dan berjanji mendidik warga mengenai bahaya penggunaan benang itu.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...