Karena Masih Dalam Penahanan, Pemerintah Belum Bisa Menemui Siti Aisyah

Rusmanto

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Karena Masih Dalam Penahanan, Pemerintah Belum Bisa Menemui Siti Aisyah
istimewa

WinNetNews.com - Kepolisian Republik Indonesia tidak bisa berbuat banyak untuk membantu proses hukum terhadap Siti Aisyah dalam kasus dugaan pembunuhan tokoh Korea Utara, Kim Jong Nam di Malaysia.

Sebab, perkara pidana yang menyeret Siti Aisyah di Malaysia bukan lagi kewenangan Polri.

"Untuk WNI yang mengalami permasalahan hukum di luar negeri, ditangani oleh Kemenlu melalui KBRI/Konjen setempat dengan memberikan bantuan hukum," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul, Rabu (22/2/2017).

Sementara itu Kementerian Luar Negeri hingga kemarin menyampaikan, pihaknya masih kesulitan menemui Siti. Apalagi, masa penahanan Siti diperpanjang untuk proses penyelidikan oleh kepolisian Malaysia.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu, M Iqbal, mengatakan ada kemungkinan penyidik akan meminta perpanjangan masa penahanan selama tiga hari ke depan.

Adapun perpanjangan masa penahanan dilakukan karena Polisi Diraja Malaysia belum mendapatkan bukti yang cukup untuk menyerahkan berkas perkara ke jaksa.

"Indonesia akan tetap menghargai proses hukum yang berjalan di Malaysia. Fokus kami sekarang adalah menunggu diberinya akses kekonsuleran."

Siti Aisyah dianggap terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un. Aisyah kedapatan ikut membekap Jong-Nam di Bandara Kuala Lumpur.

Pihak keluarga Aisyah di Indonesia menyatakan Aisyah diperdaya. Aisyah sempat menyampaikan kepada keluarga bahwa dia akan mengikuti reality show untuk mengisengi orang. Dan di situ ternyata dia dijebak diduga oleh empat agen intelijen Korea Utara untuk membunuh Jong-Nam.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...