Kasus Aparat Berfoto Depan Mayat Berlanjut: Keluarga Korban Lapor Propam Mabes Polri!
Keluarga korban menunjukkan surat laporan di Mabes Polri/Foto: Zool WNN

Kasus Aparat Berfoto Depan Mayat Berlanjut: Keluarga Korban Lapor Propam Mabes Polri!

Kamis, 4 Mei 2017 | 09:45 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Keluarga korban lima bocah yang tertembak sehingga meninggal lalu menjadi objek foto dari aparat, tidak terima. Tentu saja ini berbuntut panjang. Terlebih lagi keluarga melaporkan tragedi keji ini ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

"Kami melaporkan secara resmi Tim Tekap 308, kemudian Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, dan Kapolres Bandar Lampung, termasuk Kapolda Lampung secara resmi kepada Propam Mabes Polri," kata Muhammad Isnur, kuasa hukum pelapor di kompleks Mabes Polri, seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (04/05/2017).

Menurut Isnur, total ada 16 orang yang dilaporkan oleh pihak keluarga. Pasca pelaporan, keluarga dijanjikan kasusnya akan segera ditindaklanjuti Propam.

"Kami sudah terima resmi dan mendapatkan juga tanda terima resmi mereka dan mereka berjanji tindak lanjuti," lanjutnya.

Isnur dengan tegas menyanggah klaim jika para bocah tersebut diduga begal. Menurutnya, tuduhan begal yang dialamat ke lima bocah hanya ingin mengaburkan fakta sesungguhnya dari tragedi penembakan.

"Yang orang tua korban tahu mereka berangkat dari rumah hendak jalan-jalan ke Lampung kemudian mereka malam hari naik motor di daerah Srengsem, kemudian ada razia kepoliaian. Dari saksi kami tanya, mereka ini lari karena takut ada razia, disitulah terjadi penembakan," kata Isnur.

"Selebihnya kami tidak dapat keterangan yang lain, melainkan dari kepolisisan saja. Kami minta Propam agar di clearkan peristiwa sebenarnyakami khawatir ada, pengaburan informasi sebenarnya," lanjutnya.

Sementara itu, Halimah salah seorang ibu korban berharap Propam segera mengusut kasus ini. Dia percaya polisi bisa menegakkan hukum dengan adil dari kasus penembakan yang menimpa anaknya.

"Kami berharap ada proses hukum pak, seadil-adilnya," ucap Halimah sembari menahan isak tangis di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Lima remaja asal Jabung, Bandar Lampung, ditembaki oknum Polisi Sabtu (01/04/2017) sekitar pukul 02.15 WIB, atas dugaan keterlibatan dalam tindak pidana begal. Adapun identitas lima remaja ini yakni Safar (20), Junaidi Ibrahim alias Yogi (20), Indra Saputra (17), Riko (17) dan Herman Efendi (17).

Insiden penembakan ini sempat membuat heboh jagat media sosial. Karena usai menembak, Tim Ranger Tekab 308 Polresta Bandar Lampung mengunggah foto bersama kelima mayat remaja.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...