Kasus Penggelapan Lahan Libatkan Sandiaga Uno Berlanjut
Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Argo/Foto: Zool WNN

Kasus Penggelapan Lahan Libatkan Sandiaga Uno Berlanjut

Kamis, 23 Mar 2017 | 09:05 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com – Sebanyak 10 orang terkait dengan kasus penggelapan lahan, telah diperiksa oleh Polda Metro Jaya. Mereka terperiksa karena memiliki kaitan dengan dugaan penggelapan tanah yang menyeret juga nama calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Meski demikian, Sandi hingga kemarin tetap tidak datang untuk memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.

“Jadi, Sandi kan sudah kita kasih kesempatan undangan untuk klarifikasi. Tapi karena kemarin tidak datang, kita akan mengklarifikasi yang lainnya. Setelah kita konverssi yang lain, kita akan melakukan gelar perkara, apakah bisa naik sidik atau tidak. Kalau naik sidik, akan kita panggil,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Argo ketika dihubungi WinNetnews.com, Kamis (23/3/2017).

Argo menambahkan, salah satu yang telah diperiksa terkait kasus ini ialah mantan Camat Curug, Tangerang, Banten, wilayah tempat tanah itu berada.

“Kami periksa mantan Camat Curug tahun 1994 bernama Arif,” katanya.

Ia juga menjelaskan, sebagai bekas camat, Arif dianggap mengetahui status dan kepemilikan tanah seluas 3.115 meter persegi di Jalan Raya Curug KM 3,5, Tangerang yang menjadi pokok perkara. Selain itu, saksi lain yang telah diperiksa adalah Djoni Hidayat selaku pelapor. Teman-teman Djoni inilah yang mengetahui transaksi tersebut.

Sebelumnya, seseorang bernama Djoni Hidayat melaporkan dugaan penggelapan tanah ke Polda Metro Jaya, 7 Maret 2017. Sementara kemarin, Sandiaga Uno dipanggil untuk mengklarifikasi kasus ini tapi ia menyatakan tak bisa hadir karena telah memiliki jadwal lain ke KPK untuk melaporkan LHKPN.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...