Kasus Penistaan Agama: Ahok Diserahkan ke Jaksa

Kasus Penistaan Agama: Ahok Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 1 Des 2016 | 13:26 | kontributor

WinNetNews.com - Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama hari ini, Kamis (1/12/2016) dilimpahkan kepada Kejaksaan Agung.

Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama dan rombongan telah hadir di Mabes Polri.Setelah melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi dan juga kesehatan, tersangka Ahok --panggilan Basuki-- akan diserahkan ke jaksa.

Sementara itu, ketua tim kuasa hukum Ahok, Sirra Prayuna hadir di Mabes Polri sekitar pukul 08.00 WIB. Sirra Prayuna mengapresiasi kinerja Polri yang melengkapi berkas P21 Ahok dalam waktu seminggu.

"Tentu semakin cepat proses semakin baik, tenggatnya dua minggu, berkas P21 sudah selesai dalam waktu seminggu," ujarnya.

Beberapa personel kepolisian sudah berjaga menyambut kedatangan Ahok di gedung utama Mabes Polri. Ahok rencananya akan bertemu penyidik di Ruang Rapat Divisi Propam Mabes Polri terlebih dahulu sebelum ke Kejaksaan Agung.

Juru bicara tim kampanye Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul, menegaskan pihaknya makin percaya diri dalam pertarungan di arena Pilkada DKI 2017. Meski, status Ahok tersangka dan harus menjalani persidangan saat masa kampanye.

"Makin lebih mantep, sangat membantu kalau perkaranya cepat selesai. Jadi yah kalau mau sidang Desember atau Januari, itu kan sangat membantu," kata Ruhut kepada Warta Kota, Rabu (30/11/2016).

Seperti diketahui, berkas perkara tersangka gubernur non-aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), telah diumumkan Kejaksaan Agung yang dinyatakan sudah lengkap atau P21, atas dugaan penistaan agama.

Berkas tersebut telah diserahkan penyidik Bareskrim, Jumat (25/11/2016) lalu. Setelah melalui tiga hari kerja, akhirnya jaksa peneliti menyatakan berkas P21.

"Nanti kan itu live ya kan, seperti sidang Jessica. Nanti dia akan menerangkan kalau tidak ada penistaan. Makanya itu aku tetap percaya akan satu putaran. Ia biar semua jelas," ucapnya.

Ruhut menanggapi positif berkas perkara Ahok sudah lengkap. Menurutnya semakin cepat proses itu, Ahok dapat membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

"Kan selama ini dia difitnah, dia tidak melakukan penistaan gimana sih, betul nggak bos, jadi biar semua jelas," imbuhnya.

Sebelumnya, sidang dugaan kasus penistaan Alquran yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok akan digelar secara terbuka.

Penegasan ini disampaikan setelah Ahok resmi dinyatakan tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengajak semua masyarakat ikut memantau proses persidangan tersebut. Dia berharap semua pihak bisa menerima apapun keputusan yang diambil hakim terhadap kasus yang menyeret nama Ahok itu.

"Nanti sidangnya seperti sidang Jessica," ujar Tito dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2016).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...