Kasus Uighur Memanas, Moeldoko Tegaskan Indonesia Tak Ikut Campur
Protes dukungan Muslim Uighur di Brussel (foto: AFP via Getty Images)

Kasus Uighur Memanas, Moeldoko Tegaskan Indonesia Tak Ikut Campur

Senin, 23 Des 2019 | 15:56 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut jika Indonesia tida akan campur tangan dengan kasus presekusi yang dialami komunitas Muslim Uighur di Xinjiang, Cina.

Menurut Moeldoko, pemerintah Indonesia tidak akan mencampuri urusan negara lain. “Setiap negara memiliki kedaulatan untuk mengatur warga negaranya. Jadi pemerintah RI tidak ikut campur dalam urusan negara Cina mengatur dalam negeri,” kata Moeldoko di kantornya, dikutip dari Tempo, Senin (23/12).

image0
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko (foto: Harian Haluan)

Beberapa waktu lalu, sejumlah perwakilan dari ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) diundang untuk melihat langsung kondisi Muslim Uighur di Xinjiang.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengatakan bahwa untuk kasus Uighur, negara harus bersikap adil, dalam konteks bilateral maupun global. “Kami meminta Indonesia untuk bisa menyampaikan sikap yang tegas,” kata Haedar saat ditemui di Yogyakarta, Minggu (22/12).

image1
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir (foto: Ngopi Bareng)

Haedar tentunya menyadari jika dalam relasi bilateral negara ada hal-hal yang dinilai tidak mudah. Namun jika sudah menyangkut masalah diskriminasi, sudah selayaknya Indonesia berpijak pada apa-apa saja yang tertuang pada pembukaan UUD 1945. Terutama soal prinsip menegakkan perdamaian dan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan keadilan sosial.

Namun itu kasus Muslim Uighur, Moeldoko tidak ingin pemerintah Indonesia terlibat lebih jauh. “Saya pikir sudah dalam standar internasional bahwa kita tidak memasuki urusan luar negeri masing-masing negara. Masing-masing negara memiliki kedaulatan untuk mengatur warga negaranya,” ujar Moeldoko.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...