Kata Siapa Uang Mampu Membeli Kebahagiaan?

Kata Siapa Uang Mampu Membeli Kebahagiaan?

Wingamers.com - Kata siapa uang mampu membeli kebahagiaan? Seperti dilansir dari NZ Herald, penelitian yang dilakukan oleh Auckland University of Technologhy (AUT) mengungkapkan, orang-orang yang merasa dapat hidup dengan apa yang mereka miliki mempunyai tingkat kebahagiaan yang tinggi.

“Hal ini berlaku bahkan setelah disesuaikan dengan pendapatan rumah tangga,” kata Grant Schofield, seorang profesor di AUT yang mengumpulkan dan melakukan analisis data.

Dua pertiga dari orang yang disurvei merasa memiliki pendapatan yang cukup. Namun, tingkat kebahagiaan yang paling tinggi dimiliki oleh para pensiunan yang berusia di atas usia 65 tahun, meskipun mereka memiliki penghasilan rata-rata rumah tangga yang lebih rendah. Hampir 40 persen (39,7 persen) dari para pensiunan menjalani kehidupannya dengan sangat bahagia.

Schofield mengatakan keuntungan dari kekayaan yang dimiliki masih memainkan peran penting dalam menentukan kebahagiaan seseorang. Namun, memiliki kehidupan yang berarti juga memainkan peran yang besar dalam membuat seseorang merasa bahagia.

Kata siapa uang mampu membeli kebahagiaan? Orang dewasa yang belum memiliki anak dan berusia di atas usia 55 tahun dan pasangan dengan anak-anak yang sudah cukup dewasa adalah golongan yang paling mungkin memiliki tingkat kebahagiaan yang tinggi yakni masing-masing 33,6 persen dan 30,1 persen.

Sementara itu, seseorang yang lajang dan orang tua tunggal memiliki tingkat kebahagiaan yang paling rendah. Namun jangan patah semangat sebab setiap orang punya versi kebahagiaannya masing-masing.