Kataib Hezbollah Dituding Kirim Dua Rudal ke Pangkalan Militer AS di Kirkuk
Sumber: Sputnik News

Kataib Hezbollah Dituding Kirim Dua Rudal ke Pangkalan Militer AS di Kirkuk

Jumat, 14 Feb 2020 | 15:00 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Dua rudal tanpa pemandu menghujam pangkalan militer K1 yang berisi tentara Amerika Serikat (AS) di Kirkuk, Irak, Kamis (13/2/2020) malam waktu setempat. Tak ada korban jiwa atau kerusakan yang dialami hingga tulisan ini dikutip dari Okezone.com, Jum’at (14/2/2020).

Berdasarkan laporan media lokal yang dilansir Russia Today, Jumat (14/2/2020), masih belum jelas siapa yang berada di balik serangan tersebut, meski beberapa sumber menuding milisi Kataib Hezbollah bertanggungjawab.

Ini adalah serangan pertama terhadap K1 sejak 27 Desember 2019, ketika sekitar 30 roket menghantam pangkalan itu dan menewaskan satu kontraktor militer AS. Washington menyalahkan Kataib Hezbollah atas serangan tersebut dan melancarkan serangan udara terhadap kelompok itu.

Anggota milisi yang marah kemudian memprotes di luar kedutaan besar AS di Baghdad dan mencoba menyerbunya.

Namun, pangkalan tersebut tidak menjadi sasaran dalam serangan yang dilancarkan Iran sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan militernya, Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

Pangkalan udara yang dibangun Pemerintah Irak itu terletak di barat laut Kirkuk, di Irak utara, dan diambil alih oleh AS setelah invasi militer pada 2003.

Pada 2014, Pangkalan Militer K-1 sempat diduduki oleh militan Negara Islam (IS), sebelum direbut oleh milisi Kurdi Peshmerga, dan diambil alih oleh pasukan khusus Irak pada 2017. Sejak itu, pangkalan tersebut digunakan untuk menampung personel AS dan sekutu lainnya yang melatih pasukan Irak dan Kurdi untuk berperang melawan IS di Irak.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...