Skip to main content

Ke Balaikarangan dan Nikmati Duriannya

Ke Balaikarangan dan Nikmati Duriannya
Ke Balaikarangan dan Nikmati Duriannya

Jeni, demikian nama lengkap petani durian itu. Pria berusia 42 tahun ini sudah puluhan tahun menjadi petani durian unggulan lokal di Dusun Tua, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat.

Uniknya, ia tidak pernah memupuk durian. Akan tetapi, saat panen durian hasilnya sungguh luar biasa. Tanpa diduga, uang puluhan juta pun, Jeni dapatkan dari hasil penjualan durian itu ke Malaysia.

Jeni tetap semangat mengelola durian miliknya. “Ini murni kita sendiri yang tanam. Tak ada pernah dapat apapun penyuluhan/pendampingan dari pemerintah di sini,” ujar Jeni yang menggeluti usaha itu dengan modal seadanya. Namun, Jeni tak pernah patah semangat.

image0

Ia tetap berusaha semampu tenaga merawat durian. Jeni mengembangkan dua jenis durian unggulan lokal terkenal, yakni jenis durian susu dan durian tembaga. “Yang terkenal durian di sini namanya Durian Tembaga,” jelas Jeni. Dalam satu pokok durian terdapat 300 hingga 400 ratus buah durian.

Gusti Ahmad (41), petani durian lainnya mengaku, memiliki puluhan pokok durian unggulan. “Saya punya pohon durian 60 pokok. Setahun dua kali panen. Saya jual ke Malaysia. Mahal harganya di Malaysia, Rp 50 ribu. Kalau di sini hanya Rp20 ribu. Makanya kita jual saja ke Malaysia. 1 pokok durian menghasilkan 200 buah, artinya dapat puluhan juta omsetnya,” jelas Gusti Ahmad. yang tinggal di Dusun Paus, Desa Balaikarangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

image1

“Setelah kita tahu ada durian unggulan, kita akan membuat kebun durian dan akan ada pembibitan durian. Durian yang bagus ada di Balaikarangan,” ucap Ketua Yayasan Durian Nusantara, Mohamad Reza Tirtawinata. Reza menyayangkan bahwa durian di wilayah tersebut belum dikelola dengan baik. ” Itu sangat disayangkan. Kita harus membuat kebun durian di Balaikarangan. Kita harus perbanyak durian Balaikarangan ini. Ini potensi wisata luar biasa sebenarnya,”.

” Kita beredia membantu masyarakat. Kita akan rawat bibit durian ini. Pohon durian 100 tahun ini harus dijaga. Uniknya durian di sini tidak dirawat, tapi kualitas nomor satu,” pungkas Reza.

image2

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top