Kebakaran Hutan 2016 Menurun Drastis

Kebakaran Hutan 2016 Menurun Drastis

Jumat, 12 Agt 2016 | 11:15 | kontributor

WinNetNews.com - Pemerintah mengklaim berhasil mencegah bencana kebakaran hutan pada tahun ini. Hingga kemarin jumlah hot spot kebakaran hutan di seluruh provinsi Indonesia berjumlah 10.174. Jumlah ini menurun drastis dibanding tahun 2015 lalu.

Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, kebakaran hutan dan lahan tahun 2015 sangat luar biasa. Data satelit Modis mendeteksi jumlah hotspot selama tahun 2015 tercatat 129.813 hotspot. Jarak pandang saat itu hanya 100 meter. Indeks standar pencemaran udara (ISPU) mencapai lebih dari 2.000 psi atau sudah sangat berbahaya. Hutan dan lahan seluas 2,61 juta hektar terbakar dengan kerugian ekonomi mencapai Rp 221 triliun. Aktivitas pendidikan dan penerbangan lumpuh selama 2-3 bulan.

"Kondisi tersebut sangat berbeda dengan tahun 2016. Sejak 1 Januari 2016 hingga 11 Agustus 2016, satelit Modis mendeteksi jumlah hotspot adalah 10.174 di Indonesia. Bandingkan dengan 129.813 hostpot selama tahun 2015," ujar Sutopo dalam siaran persnya, Jumat (12/8/2016).

Sutopo mengatakan, hingga saat ini semua ISPU di Sumatera dan Kalimantan menunjukkan sedang hingga baik. Begitu pula jarak pandang semuanya normal sehingga tidak ada aktivitas sekolah dan penerbangan yang ditutup akibat gangguan asap.

"Diharapkan pencegahan karhutla dapat berkelanjutan. Artinya dapat berlangsung jangka panjang. Bahkan saat ada El Nino di masa mendatang pun karhutla dapat dicegah," ujarnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...