(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kebanyakan Masyarakat Tidak Setuju dengan Kebangkitan PKI

Rusmanto
Rusmanto

Kebanyakan Masyarakat Tidak Setuju dengan Kebangkitan PKI ilustrasi

WinNetNews.com - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebut mayoritas masyarakat Indonesia tak setuju tentang adanya kebangkitan PKI. Mereka merasa Indonesia cukup aman saat ini.

Hal itu berdasar pada survei SMRC terhadap 1.220 responden secara random (multistage random sampling). Survei itu dilakukan dengan cara tatap muka dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin error 3,1 persen.

Pertanyaan pertama yang diajukan kepada responden adalah soal ancaman kekuatan tertentu, baik dari orang atau berbagai kekuatan dan kelompok tertentu. Hasilnya, 76,5 persen masyarakat menjawab cukup aman dan 12,3 persen menjawab sangat aman. Sisanya, 5,4 persen menjawab kurang aman dan 0,1 persen menyebut tidak aman sama sekali.

"Secara umum warga merasa sangat atau cukup aman dari berbagai ancaman bagi keamanan," kata peneliti SMRC Sirojudin Abbas di kantor SMRC dalam rilis survei 'Isu Kebangkitan PKI Penilaian Publik Nasional', Jalan Cisadane, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/20017).

Selanjutnya, masyarakat juga ditanyakan tentang pendapat mereka soal isu kebangkitan PKI. Sebanyak 86,8 persen penduduk tidak setuju soal adanya kebangkitan PKI. Sisanya, 12,6 persen menjawab setuju ada kebangkitan PKI dan 0,6 persen memilih jawaban tidak tahu atau tidak menjawab.

"Mayoritas warga tidak setuju bahwa sekarang sedang terjadi kebangkitan PKI. Yang setuju hanya 12,6 persen," sebutnya.

Dari 12,6 persen yang setuju adanya kebangkitan PKI, 39,9 persen di dalamnya mengatakan hal itu sudah menjadi ancaman bagi negara. Lalu 36,9 persen menjawab sedikit sudah menjadi ancaman dan sisanya 15,5 persen menjawab belum menjadi ancaman. (detikcom)
 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});