Kebijakan Baru, Pembatalan Order Grab Akan Dikenakan Denda

Kebijakan Baru, Pembatalan Order Grab Akan Dikenakan Denda

Rabu, 19 Jun 2019 | 14:22 | Aldina Putri Nst

Winnetnews.com - Aplikator transportasi online, Grab menginformasikan kebijakan baru kepada pelanggannya terkait pembatalan perjalanan mulai pada 17 Juni 2019. Kebijakan tersebut telah diterapkan di dua kota, Lampung dan Palembang.

Grab dikabarkan akan melakukan hal tersebut selama sebulan dalam rangka uji coba.

“Denda pembatalan perjalanan di grab masih dalam tahap uji coba selama 1 bulan di dua kota saja,” tulis Grab, dikutip dari Kompas.com, Jakarta, Selasa (18/6/19).

Denda diterapkan pada GrabBike dan GrabCar dengan besar Rp 1.000 sampai dengan Rp 3.000. Akan tetapi biaya tersebut hanya diberlakukan dalam kondisi tertentu saja, yaitu.

1. Jika Anda membatalkan pemesanan di atas 5 menit sejak mendapatkan Mitra Pengemudi, atau

2. Jika Mitra Pengemudi membatalkan pemesanan setelah menunggu Anda lebih dari 10 menit sejak tiba di titik penjemputan (5 menit untuk GrabBike).

Grab akan melakukan penerapan uji coba biaya pembatalan perjalanan guna menghargai usaha dan waktu yang telah diberikan oleh Mitra Pengemudi yang telah melakukan perjalan menuju lokasi jemput penumpang.

Hal tersebut terjadi karena menurut Grab, banyaknya pelanggan yang sudah melakukan perjalanan, namun membatalkan pesanan secara tiba-tiba. Sementara Driver yang menerima pesanan sudah berjalan menuju lokasi penjemputan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...