Skip to main content

Kebijakan Ekonomi Diharapkan Membuat IHSG Menguat

Kebijakan Ekonomi Diharapkan Membuat IHSG Menguat

Laju Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan konsolidasi dengan kecenderungan menguat pada perdagangan saham hari ini. Paket kebijakan ekonomi yang dirilis oleh pemerintah diharapkan menjadi tenaga pendorong bursa saham.

Analis PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee menuturkan dengan paket tersebut menunjukkan pemerintah serius mendorong ekonomi RI. Paket kebijakan ekonomi itu antara lain pemerintah merombak 89 peraturan untuk meningkatkan daya saing industri, mempercepat proyek strategis, dan meningkatkan investasi sektor properti.

Dari regional sendiri, menurut Hans belum ada faktor yang berpengaruh pada perdagangan saham. "Data klaim pengangguran di Amerika Serikat sepertinya membaik," tambahnya.

Hans memperkirakan IHSG bergerak pada level support 4.323-4.269 dan resistance pada level 4.366-4.398 dan dia juga merekomendasikan akumulasi PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK).

Sementara itu dalam risetnya PT Sinarmas Sekuritas memprediksi IHSG bergerak variatif pada perdagangan saham Kamis. Indeks saham bergerak pada level support 4.325 dan resistance pada level 4.388 dan PT Sinarmas Sekuritas merekomendasikan untuk membeli saham PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Astra Internatitional Tbk (ASII), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Gerak indeks saham dipengaruhi sentimen regional. Di antaranya, data inflasi China yang diperkirakan berada pada level 1,7 persen Year on Year (YoY) dibandingkan sebelumnya di level 1,6 persen yoy.

Pada perdagangan saham kemarin, IHSG ditutup menguat 28,68 poin (0,66 persen) ke level 4.347,27. Namun investor asing melakukan aksi jual sebanyak Rp 500 miliar.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top