Kebut RUU, Sidang Paripurna Akhir Masa Jabatan Banyak Kursi Kosong
Ilustrasi kursi kosong parlemen. [Foto: Tribun Manado]

Kebut RUU, Sidang Paripurna Akhir Masa Jabatan Banyak Kursi Kosong

Senin, 30 Sep 2019 | 14:15 | Khalied Malvino

Winnetnews.com -  Jajaran anggota DPR resmi mengakhiri jabatannya pada periode 2014-2019 usai Sidang Paripurna terakhir, Senin (30/9). Namun sungguh ironis menjelang hingga akhir sidang tersebut, ratusan anggota DPR malah mangkir hadir.

Tak hanya mangkir hadir, jajaran DPR yang sudah menanti di dalam ruang Rapat Paripurna yang dippimpin Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) itu pun molor selama 1,5 jam. Berdasarkan catatan jadwal Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR, Rapat Paripurna dimulai pukul 10.00 WIB, namun sidang baru dimulai pukul 11.20 WIB.

Melansir CNN Indonesia, saat membuka Sidang Paripurna akhir masa jabatan DPR periode 2014-2019, Bamsoet mengatakan peserta sidang yang hadir berjumlah 307 dari 560 anggota DPR.

"Menurut catatan dari Setjen DPR RI, telah ditandatangani oleh 307 dari 560 anggota DPR RI dan dihadiri oleh seluruh anggota fraksi yang ada di DPR RI, dengan demikian kuorum telah tercapai," terang Bamsoet.

Berdasarkan salinan undangan yang diterima, terdapat tiga agenda pembahasan di Rapat Paripurna terakhir DPR ini.

Pertama, pembicaraan tingkat II atau pengambilan keputusan terhadap RUU Perkoperasian. Selanjutnya, Rapat Paripurna akan dilanjutkan dengan laporan pimpinan Panitia Khusus terhadap hasil kajian pemerintah atas pemindahan ibu kota.

Kemudian, Rapat Paripurna akan ditutup dengan pidato pimpinan DPR tentang penutupan masa persidangan dan penutupan masa bakti keanggotaan DPR periode 2014-2019.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...