Kecamatan Sembakung Terima Banjir Kiriman dari Malaysia
ilustrasi

Kecamatan Sembakung Terima Banjir Kiriman dari Malaysia

Jumat, 26 Mei 2017 | 10:29 | Rusmanto

WinNetNews.com - Ketinggian air yang merendam 7 desa di wilayah perbatasan Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, hanya turun 10 sentimeter.

Banjir terjadi sejak Jumat (19/5/2017) akibat meluapnya air dari Sungai Sembakung yang berhulu di Malaysia. Air meluap karena curah hujan tinggi di Malaysia maupun wilayah perbatasan.

Warga Kecamatan Sembakung, Farida, mengatakan, banjir biasanya mulai surut seminggu kemudian.

”Ini hanya turun 10 sentimeter saja. Ketinggian air masih 1 meter hingga 1,5 meter,” ujarnya, Jumat (26/5/2017).

Farida menambahkan, sejak banjir merendam Kecamatan Sembakung warga di wilayah perbatasan tidak bisa beraktivitas. Untuk melakukan aktivitas, warga terpaksa melakukannya sambil berendam di air.

Lamanya banjir membuat sebagian besar warga korban banjir mulai terjangkit penyakit kulit dan gatal-gatal.

“Anak saya sudah kena gatal-gatal. Beberapa tetangga juga mengaku sakit ngilu di persendian. Mungkin terlalu lama berendam di air,” imbuhnya.

Meski sudah seminggu terendam banjir, warga masih banyak memeilih bertahan di rumah masing-masing dengan membuat para-para, yaitu papan yang disusun di atap rumah untuk menyimpan barang berharga mereka agar tidak ikut terendam.

Minimnya fasilitas evakuasi berupa perahu karet membuat pemerintah kecamatan hanya bisa mengimbau warga untuk mengungsi secara swadaya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...