Kecelakaan di Dki Jakarta Periode Maret-April Naik 5 persen

Kecelakaan di Dki Jakarta Periode Maret-April Naik 5 persen

Minggu, 8 Mei 2016 | 18:16 | Ahmad Mashudin

WinNetNews.com - Kecelakaan lalu lintas periode Maret-April di DKI Jakarta mengalami tren peningkatan. Dalam waktu 1 bulan, kecelakaan lalu lintas meningkat 5 persen.

"Dari aspek kuantintatif terjadi trend peningkatan jumlah kecelakaan lalu lintas periode Maret dan April 2016 sebesar 5 persen. Pada bulan Maret kecelakaan terjadi sebanyak 511 kali dan bulan April 538 kali," ujar Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (8/5/2016).

Sementara dari aspek kualitatif atau fatalitas kecelakaan lalu lintas, korban meninggal dunia terjadi penurunan hingga 12 persen. "Pada bulan Maret sebanyak 57 kali (kecelakaan fatal), lalu mengalami penurunan menjadi 50 kali," jelasnya.

Budiyanto mengatakan dari segi anatomi laka lantas dilihat dari profesi korban, karyawan swasta menduduki posisi pertama. Pada bulan Maret berjumlah 586 orang namun terjadi penurunan menjadi 523 orang pada bulan April, atau terjadi penurunan hingga 11 persen.

"Profesi kedua adalah mahasiswa dan pelajar, trennya naik 156 persen. Bulan Maret hanya 34 orang, namun naik menjadi 87 orang pada bulan April. Sementara profesi ketiga adalah pengemudi, pada bulan Maret hanya 7 orang, namun bulan April menjadi 14 orang, trennya naik hingga 100 persen," kata Budiyanto.

Rentang usia korban kecelakaan terbanyak adalah di umur 21-30 tahun, sebanyak 273 orang pada bulan Maret, dan 254 orang pada bulan April, atau turun hingga 7 persen. Rentang usia kedua yaitu 31-40 tahun, dari 135 orang pada bulan Maret menjadi 158 pada bulan April dengan persentase kenaikan sebanyak 17 persen. Sementara rentang umur 41-50 tahun sebanyak 101 orang pada bulan Maret dan 107 orang pada bulan April, atau naik sekitar 6 persen.

Sedangkan dari sisi pelaku kecelakaan sendiri rata-rata berprofesi sebagai karyawan swasta, dengan 317 orang pada bulan Maret dan 327 orang pada bulan April. Disusul dengan mahasiswa atau pelajar yang berjumlah 43 pada bulan Maret dan 38 orang pada bulan April. Terakhir adalah pengemudi berjumlah 12 orang di bulan Maret dan 19 orang di bulan April.

Untuk rentang usia pelaku, terbanyak di umur 21-30 tahun, ditemukan 176 orang pada bulan Maret dan 169 orang di bulan April, terjadi penurunan hingga 4 persen. Di posisi kedua rentang umur pelaku di 31-40 tahun, di mana ditemukan 82 orang pada bulan Maret dan 111 orang di bulan April. Rentang umur terakhir 41-50 tahun, dengan 53 orang di bulan Maret dan 55 orang di bulan April.

Sementara sepeda motor merupakan jenis kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan. Pada bulan Maret ditemukan 459 unit, bertambah menjadi 514 unit pada bulan April, atau naik hingga 21 persen. Kendaraan kedua adalah kendaraan roda empat jenis sedan sebanyak 18 unit pada bulan Maret dan 26 unit pada bulan April, atau naik sekitar 44 persen.

"Terakhir merupakan truk tronton, dengan penemuan 11 unit pada bulan Maret dan 30 unit pada bulan April, atau mengalami kenaikan sekitar 173 persen," tutupnya.

Sumber: detik.com

Foto: mobilku

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...