(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kecelakaan Pesawat Penerbangan Siprus - Athena Disebabkan Hipoksia

Zulkarnain Harahap
Zulkarnain Harahap

Kecelakaan Pesawat Penerbangan Siprus - Athena Disebabkan Hipoksia Ilustrasi kecelakaan pesawat TRI-MG Asia Airlines di Bandara Wamena/Dokumentasi Polda Papua

WinNetNews.com – Nyaris semua masyarakat Indonesia pasti pernah mencicipi perjalanan lewat udara. Selain kecepatannya, harga tiket yang kini lebih banyak yang ramah di kantong, menjadi penyebab bepergian dengan pesawat udara bukan menjadi sesuatu yang mewah lagi.

Wajar jika kemudian, pesawat terbang kini menjadi salah satu moda transportasi favorit untuk bepergian jauh. Terlepas masih adanya beberapa persitiwa oknum maskapai penerbangan yang tetap membandel, sebagian besar maskapai kini banyak yang berlomba-lomba memberikan kenyamanan bagi para penumpangnya.

Tapi kemudian, saat naik pesawat terbang, pernahkah terpikirkan: kenapa di dalam pesawat itu selalu dingin, ya? Yup, sebenarnya dinginnya itu diciptakan karena alasan keselamatan. Maksudnya?

Sebuah studi yang dilakukan oleh American Standart Testing Material (ASTM) menemukan fakta bahwa manusia lebih cenderung akan jatuh pingsan dalam pesawat daripada di tanah karena hipoksia. Hipoksia adalah kondisi pingsan yang bisa terjadi saat tubuh dari penumpang pesawat terbang tidak mendapatkan cukup oksigen.

Studi tersebut mengungkapkan penumpang pesawat terbang bisa terserang hipoksia karena ventilasi paru-paru yang berkurang akibat imobilitas, mengantuk, dan distensi gastrointestinal. Hal lain yang bisa memicu hipoksia adalah tekanan kabin yang tinggi dan suhu yang hangat.

Inilah sebabnya mengapa maskapai penerbangan membuat pesawat tetap sejuk atau dingin untuk menghindari risiko penumpang terkena hipoksia. Hipoksia bisa sangat berbahaya sebab pernah ada kasus satu dekade lalu dimana terjadi kecelakaan pesawat yang menewaskan 121 penumpang dan awak kapal.

Sejarah penerbangan lain juga mencatat, kecelakaan terjadi pada penerbangan dari Larnaca, Siprus, ke Athena, Yunani pada tahun 2005 silam. Sebabnya karena pesawat kehilangan tekanan kabin yang mengakibatkan hipoksia. Banyak orang di kapal pingsan dan pesawat tersebut masuk mode autopilot sebelum jatuh.

Jadi, kalau memang selalu kedinginan saat naik pesawat, jangan mengeluh. Kenakan jaket untuk menghangatkan tubuh dari terpaan pendingin di pesawat.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});