Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras, MUI: Bangsa Ini Telah Kehilangan Arah
Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas (Foto: dok. MUI)

Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras, MUI: Bangsa Ini Telah Kehilangan Arah

Jumat, 26 Feb 2021 | 12:53 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengaku kecewa dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan industri minuman keras yang masuk kategori usaha terbuka

"Ini jelas-jelas tampak lebih mengedepankan pertimbangan dan kepentingan pengusaha dari pada kepentingan rakyat," kata Ketua PP Muhammadiyah ini dalam keterangannya, Kamis (25/2).

Ia melihat kebijakan tersebut menjadi bukti pemerintah dan dunia usaha menjadikan bangsa Indonesia sebagai objek yang bisa dieksploitasi untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

"Bukannya pembangunan dan dunia usaha itu yang harus dilihat sebagai medium untuk menciptakan sebesar-besar kebaikan dan kemashlahatan serta kesejahteraan bagi rakyat dan masyarakat luas," katanya.

"Dengan kehadiran kebijakan ini, saya melihat bangsa ini sekarang seperti bangsa yang telah kehilangan arah, karena tidak lagi jelas oleh kita apa yang menjadi pegangan bagi pemerintah dalam mengelola negara ini," tambah Anwar.

Anwar mengatakan, seharusnya pemerintah tidak memberi izin untuk usaha-usaha yang dapat merugikan atau merusak bangsa Indonesia.

"Serta akan menimbulkan kemafsadatan bagi rakyatnya, tapi di situlah anehnya di mana pemerintah malah membuat kebijakan yang menentang dan bertentangan dengan tugas dan fungsinya tersebut," kata Anwar.

"Di mulutnya mereka masih bicara dan berteriak-teriak tentang Pancasila dan UUD 1945, tapi dalam prakteknya yang mereka terapkan adalah sistem ekonomi liberalisme kapitalisme yang bukan merupakan karakter dan jati diri kita sebagai bangsa," tandasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...