(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kecil Kemungkinan Arab Saudi-Iran Berujung Perang

Rusmanto
Rusmanto

Kecil Kemungkinan Arab Saudi-Iran Berujung Perang
WinNetNews.com - Ketegangan antara Arab Saudi dan Iran makin meningkatkan instabilitas di kawasan Timur Tengah. Namun kecil kemungkinan ketegangan ini akan memicu konfrontasi militer secara langsung.

Otoritas Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran, setelah kedutaan dan konsulatnya diserang demonstran yang marah atas eksekusi mati ulama Syiah Nimr Baqr al-Nimr. Saudi pun menarik diplomatnya dan menghentikan penerbangan ke Iran.

"Saudi tidak memiliki niat untuk meningkatkan (ketegangan)... tapi jika pihak lainnya memutuskan untuk meningkatkan (ketegangan), Saudi siap menghadapi tantangan apapun yang terjadi," sebut pakar keamanan pada Gulf Research Center, Mustafa Alani, seperti dilansir AFP, Rabu (6/1/2016).

"Situasi di Riyadh adalah tidak akan ada kompromi... Pemerintahan yang baru akan menghadapi tantangan dan pertempuran tanpa memandang konsekuensinya," imbuh Alani.

Sedangkan seorang diplomat negara Barat menyatakan Iran tidak berniat memancing perang dengan Saudi. "(Iran) Tidak akan berperang dengan Arab Saudi," sebut diplomat yang enggan disebut namanya ini.

Namun diprediksi, serangan terhadap masjid-masjid Syiah berpotensi meningkat, khususnya di Irak dan Libanon. "Akan jauh lebih ganas... dengan kekuasaan," ucap diplomat itu, mengesampingkan konflik langsung antara Iran dan Saudi.

Menurut para pakar, krisis Saudi-Iran setidaknya lebih berpengaruh pada situasi di wilayah konflik seperti Suriah dan Yaman, di mana kedua negara berada di kubu berlawanan. Krisis ini berpotensi mengganggu upaya internasional dalam mencari solusi damai bagi konflik Suriah dan Yaman.

Sebelumnya, Duta Besar Saudi untuk PBB Abdallah al-Mouallimi menegaskan komitmen Saudi tidak akan surut dalam upaya mencapai solusi politik untuk konflik Suriah dan Yaman, kendati dilanda ketegangan dengan Iran. "Dari pihak kami, tidak ada dampaknya karena kami akan terus bekerja keras mendukung upaya perdamaian di Suriah dan Yaman," tegasnya.

disadur dari situs detik news

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});