(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kejar-kejaran Juara Liga Antara MU dan Liverpool

Rusmanto
Rusmanto

Kejar-kejaran Juara Liga Antara MU dan Liverpool ilustrasi

WinNetNews.com - Gary Neville sebal betul saat diperlihatkan salam lima jari tanda gelar juara Liga Champions Liverpool. Manchester United didukungnya melampaui pencapaian itu.

Rivalitas MU dan Liverpool semakin meruncing. Terlebih setelah Setan Merah berhasil menjuarai 20 gelar liga, dua lebih banyak dari Liverpool (18), yang terakhir kali meraihnya pada musim 1989/90.

Meski begitu, tak bisa dipungkiri The Reds masih bisa membanggakan diri karena lebih unggul dalam gelar juara Eropa. Liverpool masihlah menjadi klub tersukses Inggris di benua biru dengan torehan lima gelar, sedangkan MU baru tiga.

Neville, yang kini bekerja sebagai pandit, merupakan bagian penting dari sukses MU. Mantan pesepakbola yang kini berusia 42 tahun itu menjadi pemain MU selama 19 musim dengan meraih delapan titel juara Premier League, tiga Piala FA, dan dua gelar Liga Champions.

"Saya ingin MU menjadi tim Inggris tersukses sepanjang sejarah. Saat ini, mereka bukan yang terbaik. Saya ingin MU menapaki gelar kelima (seperti Liverpool), dan mendapatkan gelar keenam untuk menghapuskan semua keraguan yang ada," ujar mantan bek kanan itu dikutip Mirror.

"Saya ingin mereka (fans Liverpool) menghapuskan semua argumen ketika saya datang ke Liverpool. Karena ketika saya kesana, salam lima jari selalu tertuju ke wajah saya," jelas Neville.

Terakhir kali MU berjaya di Liga Champions pada musim 2007/08. Sedangkan dalam empat musim terakhir, laju terjauh MU hanyalah perempatfinal pada 2013/14. (detiksport)
 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});