Kejujuran Penting Bagi Jakarta

Kejujuran Penting Bagi Jakarta

Rabu, 27 Jan 2016 | 18:45 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menegaskan supaya para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ibu Kota bisa jujur dalam bekerja. Menurutnya, untuk menyelesaikan masalah Jakarta yang demikian kompleks bukan lagi soal pintar dan rajin tetapi paling penting adalah kejujuran.

"Kami kan kerja sudah sangat fleksibel, yang paling penting di Jakarta itu adalah jujur. Bukan soal pintar dan rajin lagi," kata Basuki di Balai Kota, Rabu (27/1).

Hal tersebut terkait dengan pemalsuan absen yang dilakukan oleh lurah di Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Leo Tantino. Leo memalsukan absen hariannya dengan cara meminta salah satu Petugas Penanganan Saran dan prasarana Umum (PPSU) untuk menggantikannya. Alhasil, Leo pun dipecat akibat perbuatannya tersebut.

"Absen saja sudah berani suruh anak buahnya bohong. Kira-kira, anak buahnya PPSU ikut bohong tidak? Kalau PPSU ikut bohong, ya rusak dong sistem saya," ujarnya.

Seharusnya, kata Basuki, lurah menjadi model dan panutan untuk mengawasi seluruh pegawai lainnya. Belum lagi ada pula Petugas Harian Lepas (PHL) yang juga harus diawasi dengan baik.

Selama ini, katanya, Basuki juga terus memantau kinerja seluruh lurah dan camat dengan melihat CCTV yang terpasang di lokasi-lokasi wilayah mereka. Apabila wilayah yang bersangkutan masih belum beres, Basuki pun tak segan-segan untuk memecatnya.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...