Skip to main content

Kekerasan Seksual Merajalela, Wawasan Budaya & Pendidikan Moral Sangat Penting

Kekerasan Seksual Merajalela, Wawasan Budaya  Pendidikan Moral Sangat Penting
Kekerasan Seksual Merajalela, Wawasan Budaya Pendidikan Moral Sangat Penting

WinNetNews.com - Kasus kekerasan seksual yang menimpa wanita dan anak-anak saat ini tengah marak terjadi di masyarakat. Belum lama terkuak kasus pembunuhan dan perkosaan yang menggegerkan publik. Adalah Yuyun, siswi SMP di Bengkulu yang dibunuh dan diperkosa bergilir oleh 14 orang pria.

Ada juga yang tak kalah tragis, kematian seorang wanita bernama Enno dengan kondisi babak belur tanpa busana di dalam kamar mes dengan gagang cangkul menancap di kemaluannya. Yang mencengangkan pelakunya sebagian besar berusia remaja. Hal ini bagaikan pukulan berat bagi bangsa Indonesia. Sungguh sangat memprihatinkan kemerosotan moral generasi penerus bangsa di era ini.

Berbagai kebijakan dibuat demi mengatasi kejahatan dan kekerasan seksual yang makin mengancam jiwa perempuan Indonesia saat ini, salah satunya adalah hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual pada anak. Banyak pro dan kontra terhadap hukuman kebiri ini, meski apapun hukuman yang akan diberikan oleh pelaku tindak pidana kekerasan seksual ini, tetap saja perilaku seks yang kebablasan ini menjadi suatu ancaman yang sangat membahayakan bagi bangsa.

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Din Syamsuddin menilai pendekatan hukum tak cukup untuk meredam lahirnya pelaku dan kasus kekerasan seksual terutama terhadap anak.

Menurut Beliau, untuk memberikan efek jera dengan pendekatan hukum seperti wacana hukuman kebiri dan hukuman mati memang penting untuk memberikan efek jera pada pelakunya. Tak hanya itu, Din Syamsuddin juga menekankan bahwa penguatan wawasan budaya bagi masyarakat penting untuk membuka peluang bagi munculnya pelaku kekerasan seksual.

Tak hanya itu, pemberian pendidikan keluarga, ceramah-ceramah keagamaan yang terus digencarkan, hingga pembentengan diri dengan nilai-nilai moral bisa menjadi upaya lainnya demi meredam terjadinya kekerasan seksual.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top