Kelas Menengah Sasaran Perumahan Baru

Kelas Menengah Sasaran Perumahan Baru

Jumat, 22 Jan 2016 | 09:25 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Mengantisipasi masih melambatnya ekonomi Indonesia, konsultan dan pengembang menilai, pasar properti yang paling digemari dan diterima pasar tahun ini adalah residensial seharga Rp 500 jutaan per unit.

“Penjualan rumah murah dengan harga Rp500 jutaan akan lebih mendominasi dan lebih menguntungkan dibandingkan kelas atas,” kata Associate Director Research Colliers International Indonesia, Ferry Salanto dalam acara Business Forum Property & Bank, di Jakarta, Kamis (21/1).

Menurut dia, harga rumah kelas menengah dengan kisaran harga tersebut merupakan harga rumah yang diinginkan oleh konsumen. Karena rumah tersebut diperuntukan untuk ditempati atau ditinggali.

 

Hal senada disampaikan oleh Ketua Real Estat Indonesia (REI) DKI Jakarta Amran Nukman. Dia mengatakan, bisnis rumah murah senantiasa prospektif mengingat pasarnya besar dan sangat jelas. Dia mencontohkan apa yang dialami pihaknya ketika awal membangun rumah di kawasan Jakarta Timur dengan harga berkisar Rp 200-300 jutaan per unit langsung diserbu pembeli.

Amran juga mencontohkan apa yang dilakukan oleh pengembang kelompok Ciputra di kawasan Maja, Rangkasbitung, Banten. Ciputra membangun rumah murah dengan harga Rp 100 jutaan per unit dan ternyata laku keras sampai dengan 4.000 unit.

“Pada saat pameran proyek Ciputra di Maja ini terjual sebanyak 2.000 unit dalam sekali pameran dan ini luar biasa,” kata Amran.

Salah satu hal yang membuat hunian menarik, kata dia, soal aksesibilitas. Meski Maja cukup jauh di Banten tapi ke Jakarta hanya butuh waktu 1-1,5 jam. Hal itu terbantu oleh keberadaan kereta comutter line sampai ke Maja. “Kami akan mencotoh Ciputra dengan membangun akses kereta api di Cibitung dengan membangun sendiri, kata dia.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...