Keluar Keputihan Terus, Tapi Gak Bau? Bisa Jadi Gejala Kanker Serviks Sist!

Keluar Keputihan Terus, Tapi Gak Bau? Bisa Jadi Gejala Kanker Serviks Sist!

Senin, 15 Mei 2017 | 15:48 | kontributor

winnetnews.com - Ibu tiga anak bernama Elly Mawati didiagnosis kanker serviks stadium 1B di bulan Mei 2016. Gejala yang dirasakan wanita 50 tahun ini yakni keputihan berkepanjangan tapi tidak berbau.

"Jadi keputihannya kayak pipis gitu. Kayak pas haid, deras, kan terasa ser-ser gitu ya. Nah ini kayak gitu, cuma cairannya bening dan nggak berbau. Sampai saya pakai softex," kata Elly. Lantas, apa kata dokter soal hal ini mengingat keputihan yang merupakan gejala kanker serviks umumnya berkepanjangan dan berbau?

dr Kartiwa Hadi Nuryanto SpOG(K)Onk dari Divisi Onkologi Ginekologi Departemen Obstetri Ginekologi RS Cipto Mangunkusumo mengatakan kanker serviks yang dialami Elly merupakan stadium awal. Sehingga, bisa saja keputihannya tidak berbau. Lain halnya jika stadium kanker yang ditemukan makin lanjut, keputihan makin berbau bahkan bisa ditambah dengan keluhan pendarahan.

"Makanya seperti bu Elly ini beruntung, dia alami keputihan, langsung kotnrol. Karena banyak juga perempuan alami keputihan banyak, mikir ini kenapa nih. Terus ke pasar beli daun sirih atau beli sabun sirih, selesai," kata dr Kartiwa ditemui usai Seminar Awam Kanker Serviks yang diselenggarakan CISC dan FISIP UI di Kampus Fisip Universitas Indonesia, Depok, baru-baru ini.

dr Kartiwa menambahkan, sebenarnya keputihan yang banyak juga merupakan keadaan yang tidak normal dan semestinya, wanita melakukan pengecekan ke dokter. Dikatakan dr Kartiwa, memang keputihan dalam bahasa kedokteran selama tidak berbau, tidak berubah warna, dan tidak menyebabkan rasa gatal, normal-normal saja.

"Tapi seorang wanita merasa tiap ada yang keluar itu dianggap keputihan. Saat terjadi keputihan langkah pertama yang dipikirkan ini karena kecapekan mungkin. Padahal kalau dianggap nggak normal mestinya diperiksakan," tutur dr Kartiwa.

Walaupun, memang bisa saja hal lain yang jadi penyebabnya. Misalnya gangguan hormon atau kelelahan. Namun, dengan melakukan pemeriksaan ke dokter, kata dr Kartiwa bisa dipastikan penyebab keputihan berkepanjangan tersebut, walaupun tidak berbau.

Ia juga mengingatkan, sebagai upaya deteksi dini kanker serviks, pap smear maupun IVA (Inspeksi Vagina dengan Asam Asetat) tidak dilakukan berdasarkan keluhan. Dengan kata lain, tanpa ada keluhan perlu melakukannya secara berkala.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...