Keluarga Pelaku Bom Sarinah Minta Maaf

Keluarga Pelaku Bom Sarinah Minta Maaf

Jumat, 29 Jan 2016 | 16:50 | Muhammad Takdir
WinNetNews.com - Jenazah salah satu pelaku teror Thamrin, Dian Juni Kurniadi (25) telah diambil pihak keluarga di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (28/1) sore. Orang tua Dian, Sutopo (63) pun meminta maaf atas aksi teror yang dilakukan anaknya.

"Saya sebagai orangtua Dian meminta maaf untuk rakyat Indonesia, khususnya di Jakarta dan untuk korban atau keluarganya, mohon dimaafkan," kata Sutopo, di RS Polri, Jakarta Timur, Kamis (28/1).

Menurutnya, Dian adalah anak yang pendiam. Dia pun tak begitu tahu aktivitasnya lantaran Dian telah merantau dari kota asalnya di Tegal ke Kalimantan sejak tahun 2009. "Dia baru dua kali pulang Tegal. Terakhir Desember kemarin, katanya mau lamaran tapi tidak jadi," katanya.

Dia mengaku tak menyangka anaknya itu termasuk salah satu pelaku teror di Thamrin. Sutopo hanya tahu Dian bekerja sebagai mekanik di sebuah perusahaan. Beberapa kali pun anak laki-lakinya itu selalu mengirim uang tiap bulan.

"Kami memang jarang komunikasi, paling sesekali telepon. Dia juga rajin kirim uang paling Rp 500.000 atau Rp 700.000," ungkapnya.

Rencananya jenazah Dian akan dimakamkan di kampung halamannya di Tegal. Sementara jenazah pelaku lainnya, Ahmad Muhazan telah diambil pihak keluarga sejak subuh tadi. Saat ini sudah tidak ada lagi jenazah pelaku maupun korban di RS Polri, Kramat Jati.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...