(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kematian Sejoli di Halte TransJ, PLN dan Pemprov Saling Tuding

kontri
kontri

Kematian Sejoli di Halte TransJ, PLN dan Pemprov Saling Tuding
WinNetNews.com - PLN dan Pemprov DKI Jakarta saling lempar tanggung jawab soal kematian dua sejoli di depan tangga penyeberangan halte busway ITC Mangga Dua, Rabu (30/1/2015) lalu. Lalu apa hasil penyelidikan polisi?

"Kami masih menunggu hasil visum dan labfor (laboratorium forensik). Jadi kami masih belum bisa memastikan penyebab kematian korban," ujar Kasat Reskrim Jakarta Pusat, AKBP Siswo Yuwono, saat dihubungi Senin (4/1/2016) malam.

Siswo juga tidak menjawab ketika ditanya kapan hasil visum atau labfor keluar. Soal dugaan yang menyebabkan kematian Niko Adeli (23) dan Siti Nurhayati (24) di depan tangga penyeberangan halte busway ITC Mangga Dua, Rabu (30/1/2015) lalu, ia mengelak untuk menjawab.

"Kan hasil visum belum keluar. Saya kan ahli nyidik, bukan ahli periksa, bukan ahli listrik," jawabnya.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di depan tangga penyeberangan halte busway ITC Mangga Dua, Jl Mangga Dua Raya, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat. 

Dua orang yang menjadi korban, Niko Adeli (23) dan Siti Nurhayati (24), tewas diduga karena sengatan listrik. Saat itu Niko menjemput kekasihnya yang baru selesai berdinas. Saat kejadian, hujan deras baru saja mengguyur yang menyebabkan banjir hingga sebetis.

Sebelumnya, PT PLN memastikan peristiwa maut di akhir 2015 itu akibat kabel PJU yang terkelupas. PLN mengklaim kabel-kabel instalasi milik PLN aman tanpa kebocoran arus.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Energi Pemprov DKI membantah klaim PLN. Mereka mengklaim tak ada kabel yang terkelupas sehingga menyengat pasangan yang salah satunya merupakan karyawati PT TransJakarta tersebut.

"Pada saat banjir tidak terjadi kebocoran arus listrik pada jaringan PJU dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), dibuktikan dengan masih menyalanya lampu PJU pada saat evakuasi korban," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Energi Yuli Hartono di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (4/1/2016).

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});