Kembali ke Korea Ditemani Sang Ibu, Netizen Akui Bersimpati dan Desak Mina TWICE Keluar dari Grup!
Foto: Newsen

Kembali ke Korea Ditemani Sang Ibu, Netizen Akui Bersimpati dan Desak Mina TWICE Keluar dari Grup!

Senin, 23 Des 2019 | 16:38 | Nisa Diniah

Winnetnews.com - Pada bulan Juli 2019, JYP Entertainment mengumumkan bahwa salah satu member TWICE yakni Mina, harus hiatus dari kegiatan grup karena masalah kesehatan. Penyanyi kelahiran 1997 itu diketahui menderita gangguan kecemasan dan kini tengah menjalani perawatan.

Meski begitu, member asal Jepang itu tetap berpartisipasi dalam mini album "Feel Special" meski tak mengikuti kegiatan promosi. Ditengah masa hiatusnya, Mina masih tetap bolak-balik dari Jepang ke Korea.

Baru-baru ini, dia juga tertangkap kamera awak media saat berada di bandara Incheon, Korea Selatan. Dalam kesempatan itu, Mina mengenakan jaket, legging dan topi berwarna hitam. Seperti biasanya, dia selalu ditemani oleh sang ibu yang setia menemaninya bolak-balik Korea-Jepang.

image0

Sontak, setibanya Mina di bandara Incheon, dia kembali menjadi perbincangan hangat netizen. Beberapa dari mereka mengaku prihatin dengan kondisi Mina saat ini yang harus terus-menerus bolak-balik Korea-Jepang meski dia masih dalam masa hiatus. Netizen bahkan mendesak Mina untuk berhenti menjadi idol K-Pop dan fokus untuk istirahat. Meski begitu beberapa netizen lainnya berusaha membela Mina. Mereka meminta kepada netizen lainnya untuk tidak memberikan komentar kebencian pada member TWICE itu.

"Mungkin yang terbaik adalah dia meninggalkan grup," kata seorang netter.

"Tidak bisakah dia istirahat panjang di satu negara? Atau apakah ini ada hubungannya dengan kontraknya bahwa dia harus terus bolak-balik?" komentar netter lain.

"Kepribadiannya sepertinya tidak cocok untuk industri. Dia nyaris tidak mendapat komentar kebencian dan dia sudah berjuang seperti ini," seru netter lain.

"JYP cukup toleran ketika memutuskan kontrak jika artis mereka memiliki masalah, jadi aku pikir Mina-lah yang menolak untuk keluar. Jika dia tidak berpikir dia bisa mengatasinya, dia harus pergi demi grupnya," sahut netter lain.

"Ugh .. lelah melihat ini sekarang. Kamu tidak perlu membawa ibumu bolak-balik. Tetaplah di Jepang," tambah netter lain.

"Dia membawa ibunya untuk semua ini? Lebih baik dia beristirahat di rumah. Biarkan semuanya pergi dan tinggalkan grup, itu mungkin keputusan yang lebih baik untuk dirinya dan grupnya," ujar netter lain.

"Biarkan grup dan istirahatlah jika ini sangat sulit. Dia sudah menghasilkan banyak uang dan dia masih muda, hanya istirahat dan menikah nanti. Mengapa hidup di bawah pengawasan orang lain dengan bolak-balik seperti ini?" sambung netter lain.

"Dia meninggalkan negara asalnya untuk mencapai tujuan yang benar-benar dia inginkan ... dan sekarang menderita penyakit mental yang aku yakin dia tidak inginkan atau harapkan. Apakah salah bekerja dengan ibunya untuk mengatasi semua itu? Coba lihat ini dengan hati yang positif," bela netter lain.

"Mari kita tidak membandingkannya dengan orang lain. Rasa sakit yang dirasakan seseorang hanya bisa dirasakan oleh orang itu saja. Setiap orang berurusan dengan rasa sakit dengan cara yang berbeda dan memiliki batasan berbeda dalam hal toleransi. Komentar penuh kebencian yang kalian semua tinggalkan dengan begitu mudah bisa sangat menyakitkan bagi orang lain. Berapa banyak lagi kematian yang kalian inginkan sebelum kalian memahami hal ini?" protes netter lain.

"Dia berusaha sangat keras untuk para penggemarnya, mengapa dengan semua komentar benci ini ... Mina fighting!" tutur yang lainnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...