Kemenag DIY Soal Polemik Cadar Fachrul Razi: Cadar Bagian dari Budaya
Fachrul Razi (foto: Nasional Kompas)

Kemenag DIY Soal Polemik Cadar Fachrul Razi: Cadar Bagian dari Budaya

Rabu, 6 Nov 2019 | 14:30 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Edhi Gunawan menyebut jika penggunaan cadar merupakan bagian dari budaya dan sah-sah saja untuk dikenakan.

”Saya kira cadar itu bagian dari budaya ya. Karena ini merupakan hak asasi manusia, jadi boleh-boleh saja,” kata Edhi saat ditemui di Kepatihan Yogyakarta, dikutip dari Detik.com, Rabu (06/11).

“Yang tidak perlu adalah diskusi-diskusi tentah khilafah. Tapi kalau cadar dan celana cingkrang merupakan budaya dan hak privat masing-masing,” lanjutnya.

image0
Edhi Gunawan (foto: Gatra)

Edhi menjelaskan bahwa pemakaian cadar bukanlah hal yang baru. Sebagian muslimah di Aceh dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah sejak lama mengenakan cadar dalam aktivitas mereka sehari-hari.

Edhi menambahkan jika hingga sampai saat ini, Kemenag belum juga mengirimkan surat maupun penyampaian lisan berkaitan dengan wacana pelarangan cadar yang sempat diwacanakan oleh Fachrul Razi.

“Kalau di pusat kami belum tahu ya. Di daerah kami belum dapat instruksi secara tertulis. Kami ini lembaga vertikal, artinya menunggu instruksi dari pusat. Kami hanya melaksanakan kebijakan pusat,” tambahnya.

Sebelumnya, Menag Fachrul Razi mengumumkan wacana pelarangan cadar di kemeterian yang dipimpinnya. Setelah memicu polemik di kalangan masyarakat, Fachrul pun meminta maaf dan mengatakan bahwa pengumuman pelarangan tersebut dikeluarkan terlalu cepat sehingga membuat banyak orang ribut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...