Kemendikbud RI Berkoordinasi dengan Kemkominfo & Kemedag untuk Awasi Paredaran Game

Kemendikbud RI Berkoordinasi dengan Kemkominfo & Kemedag untuk Awasi Paredaran Game

Selasa, 26 Apr 2016 | 16:34 | kontributor

WinNetNews.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan berkoordinasi dengan sejumlah kementerian ihwal pengawasan game daring dan konsol.

Kemendikbud RI bakal berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Kementerian Perdagangan (Kemedag) mengawasi akses dan peredaran game di Indonesia. Koordinasi tersebut pasca adanya laporan dari Sahabat Keluarga yang dikelola Kemendikbud yang mengecap 15 game daring mengandung kekerasan dan berbahaya bagi anak.

"(Koordinasi dengan kementerian terkait) Kemekominfo ada, nanti bicara tentang rating," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan saat ditemui di Komplek Parlemen Jakarta, Selasa (26/4).

Sementara koordinasi dengan Kemendag, ia mengatakan berkaitan dengan distribusi game konsol terkait sejumlah informasi dan rating-nya. Menurutnya, informasi yang terkandung dalam game konsol sangat dibutuhkan oleh Kemendikbud.

Sebelumnya, Kemendikbud tengah menyiapkan buku panduan bagi orang tua dalam memilih game yang sesuai dengan usia anak mereka. Anies mengibaratkan game seperti api. Apabila dikelola dengan baik, maka api tersebut bisa digunakan untuk memasak. Namun, apabila tidak bisa mengelolanya, maka api tersebut bisa membakar.

"Jadi game bisa dipakai untuk mendidik. Anak-anak bisa belajar mengambil keputusan dengan cepat dan konsekuensi dari tiap tindakan," tuturnya.

Namun, Anies mewanti-wanti, apabila anak-anak memainkan game dewasa yang memunculkan ketegangan, maka dapat menimbulkan kenikmatan tersendiri. "Yang buat anak jadi kecanduan, karena adrenalin keluar sebelum umur. Lalu perasaan itu yang buat dia dapat rangsangan. Kalau sesuai umur, dia (game) bisa mendidik," jelasnya.

Sumber: Republika

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...