Skip to main content

Kemenkes Indonesia Akan Menerapkan Syarat "Dokter Asing Wajib Berbahasa Indonesia"

Kemenkes Indonesia  Akan Menerapkan  Syarat Dokter Asing Wajib Berbahasa Indonesia
Kemenkes Indonesia Akan Menerapkan Syarat Dokter Asing Wajib Berbahasa Indonesia

image0

Gambar ilustrasi - Masyarakat Yogyakarta sedang berinteraksi dengan WNA (Wingamers/Jogjaicon)

Jakarta, wingamers - Indonesia sedang bersiap-siap menyambut era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). Di era MEA nanti, kesempatan negara-negara asing untuk melakukan perdagangan, penanaman modal,dan bekerja di Indonesia terbuka dengan lebar. Tidak hanya dunia perdagangan dan industri yang bisa dijamah oleh warga asing, kesempatan warga asing untuk berkarir di dunia kedokteran juga terbuka lebar.

Pemerintah saat ini sedang mulai menggodok terkait peraturan warga asing yang ingin menjadi dokter di Indonesia. Beberapa syarat yang rencananya akan diterapkan antara lain; dokter asing harus bisa berbahasa Indonesia, dokter asing yang ingin bekerja di Indonesia tidak sedang melakukan bisnis, berkompeten dengan dibuktikan dengan surat kompetensi dari negara bersangkutan dan dari pemerintah Indonesia, dan dokter asing bersedia ditempatkan di daerah terpencil di Indonesia. Seluruh persyaratan yang mengatur tentang dokter asing ini dirumuskan oleh KKI dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia.

Sementara itu, agar dokter-dokter lulusan universitas-universitas di Indonesia mampu bersaing dengan dokter-dokter yang berada dari luar negeri KKI bersama kemenkes pun sedang membahas kurikulum kedokteran di Indonesia.Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan pertemuan antara lembaga perwakilan dari KKI dengan lembaga konsil kedokteran di negara Asia Tenggara di Singapura. Rencananya pada pertemuan ini juga akan membahas finalisasi regulasi kebutuhan tenaga medis Indonesia untuk pertukaran pelajar yang harus dilakukan ketika MEA sudah berlangsung nantinya.

Dalam menyambut dan menghadapi era MEA yang rencananya akan hadir pada akhir tahun 2015 ini, masyarakat tidak perlu was-was dan khawatir secara berlebihan. Tidak perlu lagi ada yang beranggapan bahwa kehadiran warga negara asing di Indonesia akan membuat masyarakat kecil kembali terjajah dan tertindas. Sebab pemerintah pasti akan membuat kebijakan yang mengutamakan kepentingan rakyatnya. Sebagai contoh adalah kebijakan pemerintah terkait persyaratan dokter asing ini yang akan bekerja di Indonesia harus bisa berbahasa Indonesia. Persiapan terbaik yang bisa kita lakukan saat ini adalah dengan memperbaiki kemampuan bahasa asing yang kita miliki, agar kita bisa berinteraksi lebih dengan mereka. Setidaknya antara warga asing dan warga asli Indonesia terjadi simbiosis mutualisme, yakni sama-sama saling menyesuaikan diri untuk memperoleh kepentingan yang bermanfaat untuk ke dua belah pihak.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top