Kemenkes: Penderita Gangguan Jiwa Meningkat Selama Wabah Corona
ilustrasi

Kemenkes: Penderita Gangguan Jiwa Meningkat Selama Wabah Corona

Kamis, 30 Apr 2020 | 09:14 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -   Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Bambang Wibowo mengatakan, wabah virus corona atau Covid-19 menyebabkan kesehatan jiwa masyarakat ikut terganggu. Khususnya bagi kelompok masyarakat yang aktivitas perekonomian dan pekerjaannya terhenti akibat pandemi Covid-19.

Dikutip dari Tribunnews, hal tersebut disampaikan Bambang saat peluncuran layanan psikologi Sehat Jiwa (Sejiwa) menghadapi pandemi Covid-19 melalui tayangan streaming Youtube KSP, Rabu (29/5/2020).

"Yang terdampak bukan hanya pasien Covid-19, ODP (Orang Dalam Pemantauan), OTG (Orang Tanpa Gejala), PDP (Pasien Dalam Pengawasan), orang sehat pun terdampak," kata Bambang.

"Ada kelompok rentan petugas medis, termasuk beberapa kelompok lansia, anak remaja, beberapa kelompok lain termasuk orang gangguan jiwa. Dampak Covid-19 ini luas, menyebabkan gangguan kesehatan jiwa," tambah dia.

Ia juga menyebut, wabah virus corona menambah angka penderita gangguan jiwa di tengah masyarakat. Meski demikian, Bambang tak menyebut secara detail jumlah angka itu.

"Kita perhatikan dampak Covid-19 ini, bandingkan misalnya kasus lain, SARS dan dampak tsunami, wabah ini terjadi peningkatan gangguan kejiwaan dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Dampak bencana ini demikian besar," jelas Bambang.

Dalam mengatasi masalah ini, pemerintah juga telah meluncurkan layanan psikologi untuk sehat jiwa, Rabu (29/4). Layanan tersebut diluncurkan karena psikologi masyarakat di tengah pandemi Corona berpotensi terganggu.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...