Kemenpar dan Polri Rangkul Penambahan Devisa dari Sektor Pariwisata
Kemenpar dan Polri jalin kerjasama devisa negara dari sektor pariwisata/Foto: Zool WNN

Kemenpar dan Polri Rangkul Penambahan Devisa dari Sektor Pariwisata

Senin, 14 Agt 2017 | 12:16 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Selain sektor minyak dan gas, pemerintah mendorong lini pariwisata tanah air sebagi sumber pemasukan negara lainnya. Untuk mendukung hal tersebut, pihak Kementerian Pariwisata menggandeng Polri, khususnya Baharkam Polri, dalam memberikan jaminan keamanan kepada para wisatawan mancanegara (Wisman).

“Memang pihak Kementrian Pariwisata mendengar info bahwa ada beberapa negara yang mendapat tourist insentif seperti negara Tiongkok dan India. Untuk itulah Kemenpar menjemput bola dengan menggandeng Baharkam untuk ke depan membuat MoU dan ditindaklanjuti dengan pedoman kerja dan dilanjutkan dengan sosialisasi. Yang nantinya dari Baharkam Polri dan Kemenpar akan melakukan sosialisasi ke daerah-daerah,” jelas Sekretaris Menteri Pariwisata, Ukus Kuswara, saat bertatap muka dengan Kabaharkam Polri, Komjen Pol. Putut Eko Bayuseno, di Ruang Perjamuan Kabaharkam Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/08/2017).

Menurut Ukus Kuswara, ada lima destinasi wisata yang akan menjadi fokus promosi Pemerintah ke luar negeri, di antaranya adalah Bali, Solo, Manado, dan Bangka Belitung. Kabaharkam sendiri menyambut baik hal tersebut. Menurutnya, diminta ataupun tidak, sudah menjadi tugas Polri untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, baik masyarakat lokal maupun masyarakat internasional (Wisman).

Kabaharkam Polri mengakui bahwa pertama kali yang menjadi pertimbangan Wisman berkunjung ke tujuan wisata adalah jaminan keamanan di daerah tersebut. Karena pariwisata akan erat hubungannya dengan keamanan. Dimana ada empat hal yang mesti diperhatikan terkait keamanan ini, yakni personal security, health security, infrastructure security, dan digital security .

“Ke depan, nanti para Bhabinkamtibmas bisa menjadi dan mengawaki semua tugas-tugas seperti yang diharapkan oleh pihak Kemenpar, di samping tugas pokok yang dilaksanakan oleh Polisi Pariwisata dari Dit Pam Obvit,” kata Putut.

image0

Selain itu, Putut menambahkan, naiknya kunjungan wisman ke Indonesia pasti juga akan menimbulkan manfaat positif bagi anggota Polri sendiri.

“Bila jaminan keamanan meningkat, maka kunjungan wisman akan naik. Dan pasti nanti remunerasi kepada anggota Polri pun akan naik. Sementara saat ini masih 53 %, mungkin nanti bila devisa naik, maka remunerasi Polri bisa menjadi 100 %,” tegasnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Pati SSDM Polri Irjen Pol. I Ketut Untung Yoga Anna, Kakorbinmas Irjen Pol. Arkian Lubis, Dir Pam Obvit Brigjen Pol. Ahmad Lumumba, Karo Bin Opsnal Brigjen Pol. Edi S Tambunan, dan staf dari Kementrian Pariwisata.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...