Kementerian BUMN:  Bentuk 2 Holding Industri Pertahanan

Kementerian BUMN: Bentuk 2 Holding Industri Pertahanan

Kamis, 3 Nov 2016 | 15:37 | Muchdi

WinNetNews.com - Kementerian BUMN terus melakukan upaya demi meningkatkan daya saing dan kualitas perusahaan-perusahaan pelat merah demi menghadapi persaingan secara internasional.

Di industri pertahanan, Kementerian BUMN membuat rancanganholding(induk usaha) BUMN yang masuk dalam kategori industri pertahanan dan keamanan.

Dikutip dari Liputan6, Kamis (3/11/2016), "Sudah‎ mulai disiapkan, tahun depan akan di- launching (luncurkan) . Itu nanti akan masuk di batch 2 soal kelompok holding ," kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno‎ di JIExpo, Jakarta.

Dua kelompokholdingindustri pertahanan itu adalahShip Buliding and Heavy Industry serta Defence and Aerospace.

Sesuai dengan kelompok holding , untuk kategori Ship Buliding and Heavy Industry‎ akan memasukkan PT PAL (Persero), PT Dok Koja Bahari (Persero), PT Dok dan Perkapalan Surabaya (Persero), PT Industri Kapal Indonesia (Persero), PT Barata Indonesia (Persero), dan PT Boma Bisma Indra (Persero).

Sementara itu, holding sektor‎ Defence and Aerospace akan diisi PT Pindad (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Dahana (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT INTI (Persero), dan PT INUKI (Persero).

"Itu dilakukan karena ke depan tidak ada lagi Penyertaan Modal Negara (PMN), jadi diharapkan dengan holding bisa kerja sama dan cari pendanaan," tutup Harry.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...