Skip to main content

Kena Serangan Jantung, RJ Lino Batal Hadiri Pemeriksaan KPK

Kena Serangan Jantung, RJ Lino Batal Hadiri Pemeriksaan KPK
Kena Serangan Jantung, RJ Lino Batal Hadiri Pemeriksaan KPK

WinNetNews.com - Mantan Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Richard Joost (RJ) Lino dikabarkan mengalami serangan jantung. Karenanya dia tak bisa memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini diungkapkan oleh pengacara Lino, Maqdir Ismail yang tengah berada di gedung KPK, Jakarta.

"RJ Lino tidak hadir karena sakit selesai pemeriksaan di Mabes Polri, kemarin beliau merasa agak sesak dan kemudian dibawa ke RS. Kita minta waktu," kata Maqdir seperti dilansir dari Antara, Jumat (29/1/2016).

"Hari ini pun masih diobservasi, sepertinya kena serangan ringan," imbuh dia.

Hari ini seharusnya menjadi pemeriksaan perdana RJ Lino di KPK sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010 setelah praperadilannya ditolak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Pada Kamis 28 Januari 2016 kemarin, Lino menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan 10 unit mobile crane di PT Pelindo II. Menurut sang pengacara, saat pemeriksaan di Bareskrim itu pun Lino pun sudah merasakan sakit.

"Meski beliau sedang sakit ya kemarin beliau masih pergi ke Bareskrim. Tetapi ya itulah keterbatasan Pak Lino sesudah dari Bareskrim kemarin beliau sudah merasa tidak mampu lagi menahan rasa sakit. (Padahal) Beliau sudah siap diperiksa. Saya katakan kemarin pun beliau sudah lebih siap diperiksa akan tetapi ya hari ini memang kondisinya seperti itu," ucap dia.

"Soal penahanan itu kita harus lihat kepentingannya untuk apa, ada aturan main, ada aturan hukum bagaimana seseorang bisa ditahan. Saya kira ini memang harus diingatkan kepada penyidik bahwa alasan penahanan itu harus sesuai ketentuan undang-undang yang ada, tidak bisa orang ditahan begitu saja sesuka penyidik, tidak boleh seperti itu," tandas Maqdir.

disadur dari situs liputan6

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top