Kenal dari Tinder Lalu Berhubungan Seks, Wanita Ini Laporkan Pasangannya ke Polisi

Kenal dari Tinder Lalu Berhubungan Seks, Wanita Ini Laporkan Pasangannya ke Polisi

Senin, 24 Jun 2019 | 19:00 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Seorang pria India bernama Rama Reddy ditangkap kepolisian India setelah berhubungan seks dengan perempuan yang dikenalnya lewat Tinder karena berjanji akan "menikahinya". Pria itu bertukar pesan dengan perempuan yang diidentifikasi bernama Meera selama satu bulan sebelum melakukan hubungan seks.

Dilansir The Sun, Sabtu (22/6/2019), kejadian bermula setelah mereka selesai berhubungan seks, Meera meminta Reddy supaya bersedia menikahinya. Namun pria berusia 29 tahun tersebut segera menolak permintaannya. Dia mengaku belum siap menjalin sebuah komitmen. Meera tidak puas dengan jawaban Reddy. Dia terus mendesak Reddy agar mereka menikah, yang membuat Reddy tak tahan dan memblokirnya dari WhatsApp.

Meera merasa kecewa dan menilai Reddy hanya menjadikan dirinya sebagai "pemuas". Tak terima diperlakukan demikian, Meera langsung melapor ke polisi dan Reddy dijebloskan ke penjara.

Meera mengaku, sebelumnya Reddy telah berjanji menikahinya sebelum mereka sepakat berhubungan seks. Jika tak memenuhi janjinya, Meera menganggap hal itu adalah bentuk pemerkosaan di India.

"Kejadiannya berawal pada pagi hari. Saat itu, dia langsung memutuskan saya," kata Meera kepada Bangalore Mirror.

Karena merasa sudah sangat kecewa dan dikhianati, dia kemudian menyerukan agar setiap orang berhati-hati ketika menggunakan aplikasi kencan seperti Tinder. "Perempuan seharusnya tidak digunakan sebagai pelampiasan semata," katanya.

Menurut catatan kriminal di India, terdapat 10.068 kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh orang yang berjanji bakal menikahi korban pada 2016. Pada 2013, Pengadilan Tinggi India memerintahkan bahwa pasangan yang kedapatan berhubungan seks sebelum menikah supaya dipertimbangkan telah melangsungkan pernikahan.

Hakim CS Karnan berkata, jika si pria berumur 21 tahun, sedangkan yang perempuan berusia 18 tahun dan terlibat "gratifikasi seksual", mereka haruslah disebut "suami dan istri".

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...