Kenali Penyebab Kemandulan pada Pria dan Wanita
ilustrasi

Kenali Penyebab Kemandulan pada Pria dan Wanita

Minggu, 23 Feb 2020 | 20:11 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Memiliki buah hati adalah keinginan sebagian besar pasangan yang sudah menikah. Namun, jika Anda dan pasangan saat ini sedang berjuang untuk memiliki anak, hal penting yang harus dipahami adalah mengenali berbagai penyebab yang mencegah terjadinya kehamilan. Penyebab mandul dapat disebabkan baik oleh pria atau wanita, atau kombinasi faktor-faktor lain yang mencegah terjadinya kehamilan. Simak penjelasan mengenai penyebab kemandulan pada pria dan penyebab kemandulan pada wanita selengkapnya di bawah ini.

Penyebab Kemandulan pada Pria

Sebelum membahas mengenai penyebab mandul pada pria, hal penting yang juga harus Anda pahami adalah kesuburan pria adalah proses yang kompleks. Agar pasangan Anda hamil, seorang pria harus:

  • Menghasilkan sperma yang sehat.
  • Menghasilkan testosteron dan hormon lain untuk memicu dan mempertahankan produksi sperma.
  • Sperma harus dibawa ke dalam air mani. Jumlah sperma yang rendah yaitu kurang dari 15 juta sperma per mililiter semen atau kurang dari 39 juta per ejakulasi.
  • Sperma harus fungsional dan dapat bergerak. Jika gerakan (motilitas) atau fungsi sperma tidak normal, sperma mungkin tidak dapat mencapai atau menembus sel telur.

Dalam beberapa kasus, masalah mendasar seperti kelainan bawaan, ketidakseimbangan hormon, pelebaran pembuluh darah di sekitar testis, atau kondisi yang menghalangi aliran sperma dapat menyebabkan kemandulan. Berikut ini adalah beberapa penyebab mandul pada pria, di antaranya:

Varikokel

Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah yang mengeringkan testis. Ini adalah penyebab mandul pria yang paling bisa ditangani. Meskipun alasan pasti bahwa varikokel menyebabkan kemandulan tidak diketahui, itu mungkin terkait dengan regulasi suhu testis abnormal. Varikokel mengakibatkan penurunan kualitas sperma.

Mengobati varikokel dapat meningkatkan jumlah dan fungsi sperma, serta berpotensi meningkatkan hasil saat pasangan sedang menjalankan program bayi tabung.

Infeksi

Beberapa infeksi dapat mengganggu produksi sperma, kesehatan sperma, serta dapat menyebabkan jaringan parut yang menghalangi jalannya sperma. Ini termasuk radang epididimis (epididimitis) atau testis (orchitis), dan beberapa infeksi menular seksual, termasuk gonore atau HIV.

Masalah Ejakulasi

Retrograde ejaculation terjadi ketika semen memasuki kandung kemih bukannya muncul melalui penis selama orgasme. Meskipun Anda masih bisa mencapai klimaks, Anda mungkin mengalami ejakulasi sangat sedikit atau tidak ada semen. Kondisi ini disebut orgasme kering.

Berbagai kondisi kesehatan dapat menyebabkan kondisi ini, termasuk diabetes, cedera tulang belakang, obat-obatan, pembedahan kandung kemih, prostat atau uretra. Beberapa pria dengan cedera tulang belakang atau penyakit tertentu tidak dapat ejakulasi semen, meskipun mereka masih menghasilkan sperma.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...