Kenapa, yah, Miryam S Haryani Tolak Tawaran Perlindungan Saksi dan Korban?
Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban, Abdul Haris Semendawai/Foto: Zool WNN

Kenapa, yah, Miryam S Haryani Tolak Tawaran Perlindungan Saksi dan Korban?

Senin, 8 Mei 2017 | 15:25 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku sudah tawarkan perlindungan kepada anggota DPR Miryam S Haryani. Tapi Miryam tawaran tersebut justru mendapat penolakan oleh Miryam.

"Belum ada kejelasan karena orangnya menolak, Bu Miryam menolak. Sudah didatangi tapi belum beri kesediaan dilindungi LPSK," kata Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai di Mabes Polri, Jakarta, Senin (08/05/2017).

Menurut Abdul Haris, Miryam beralasan masih memerlukan pertimbangan terkait perlindungan yang ditawarkan. Padahal, di sisi lain, Miryam diduga mendapat tekanan dari sejumlah pihak hingga akhirnya mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) serta diduga juga memberikan keterangan palsu dalam sidang dugaan korupsi e-KTP.

"Kita enggak paham betul, katanya (Miryam) masih pikir-pikir," ujar Abdul Haris.

Miryam sambung Abdul Haris seharusnya melaporkan ke LPSK jika mendapat tekanan atau teror. Sebab pihak LPSK tidak bisa berinisiatif memberikan perlindungan tanpa adanya permintaan.

"Belum ada. Harusnya (Miryam) dilindungi tapi kita tidak bisa inisiatif harus ada persetujuan dengan yang bersangkutan," kata Haris.

Miryam menjadi tersangka dugaan memberi keterangan tidak benar atau keterangan palsu dalam persidangan korupsi e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Miryam tidak menghadiri panggilan pemeriksaan pada 13 dan 18 April. Hingga akhirnya KPK menetapkan status buron terhadap Miryam pada hari Kamis, 27 April.

Miryam ditangkap saat bersama adiknya di Hotel Grand Kemang, Kebayoran Baru, Jaksel pada sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (01/05/2017). Penangkapan berhasil dilakukan setelah tim bentukan Polda Metro melakukan pelacakan hingga mengikuti Miryam di Bandung.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...