Kencing Terasa Panas? Mungkin Ini Penyebabnya
ilustrasi

Kencing Terasa Panas? Mungkin Ini Penyebabnya

Sabtu, 27 Jul 2019 | 15:47 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Pernahkah merasakan sensasi tidak nyaman saat kencing atau pipis dengan suhu urine yang lebih hangat dari biasanya? Banyak orang yang berpikir jika kencing panas terkait dengan kebiasaan meminum minuman panas. Apapun suhu air yang kita minum, baik itu panas ataupun dingin akan segera diatur suhunya agar sesuai dengan suhu internal tubuh.

Hal tersebut berarti, begitu memasuki perut atau keluar menjadi air kencing, suhunya akan sesuai dengan suhu tubuh kita, bukannya seperti saat kita minum. Namun, kencing panas bisa jadi terkait dengan masalah kesehatan tertentu, lho! Lantas apa sajakah masalah kesehatan yang bisa menyebabkan kencing terasa panas?

Penyebab Kencing Terasa Panas

Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa jadi terkait dengan gejala air kencing terasa panas yang patut untuk diwaspadai:

1. Infeksi saluran kemih (ISK)

Salah satu gejala awal yang khas dari infeksi saluran kemih (ISK) adalah sensasi kencing panas atau terbakar saat buang air kecil. Meskipun lebih sering menyerang kaum wanita, pria juga bisa mengalami hal ini. Penyebab utama dari infeksi saluran kemih adalah bakteri e.coli yang memasuki saluran pembuangan urine kita.

Selain kencing terasa panas, mungkin juga mengalami gejala lain seperti kencing yang tidak tuntas (menyebabkan sering ke toilet), urine yang berbau menyengat, hingga kencing yang disertai darah. Jika infeksi saluran kemih tak kunjung diobati, bisa jadi infeksi ini bisa menyebar ke ginjal dan menyebabkan dampak kesehatan yang jauh lebih berat.

2. Infeksi menular seksual (IMS)

Beberapa jenis penyakit kelamin seperti klamidia ternyata juga bisa menyebabkan munculnya gejala kencing panas dan nyeri saat buang air kecil. Klamidia juga dapat menyebabkan keluarnya cairan dari vagina atau penis, dan pada pria dapat menyebabkan testis bengkak atau sakit.

Mereka yang melakukan kehidupan seks tidak aman atau sering berganti pasangan cenderung rentan mengalami infeksi menular seksual.

Siapa pun yang pernah melakukan hubungan seksual dapat terkena IMS, walaupun sebelumnya dinyatakan negatif. Beberapa penderita IMS bebas dari gejala untuk waktu yang lama, jadi periode yang lama tanpa gejala tidak berarti tidak mengalami IMS.

3. Infeksi kelamin

Gejala paling sering dari infeksi kelamin adalah kencing terasa panas. Pada kaum hawa, infeksi ini bisa disebabkan oleh jamur atau bakteri yang menyebabkan peradangan vagina atau vaginitis dan vulvodynia.

Sementara itu, infeksi kelamin pada kaum pria bisa disebabkan oleh peradangan epididimis atau epididimitis dan peradangan pada prostat.

Epididimis adalah tabung yang berisi sperma di atas testis. Infeksi atau inflamasi pada tabung ini dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil. Pria yang menderita epididimitis juga mungkin mengalami pembengkakan di sekitar testis, rasa sakit pada penis atau testis, dan demam.

Kondisi menyakitkan ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau pembedahan dan dapat diatasi dengan antibiotik dan istirahat.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...