Kepentingan Negara Teluk Dihambat Rusia

Kepentingan Negara Teluk Dihambat Rusia

 

Wingamers.com - Serangan Rusia membuat keinginan barat menggusur Bashar al-Assad menjadi semakin pelik. Kepentingan besar Rusia tak hanya berbenturan dengan kepentingan barat, namun juga dengan kepentingan negara-negara teluk. Seperti dilansir The Guardian, semua sudah tahu bahwa Iran membantu Assad dengan uang dan senjata, lalu kelompok oposisi didanai negara-negara teluk.

Negara-negara teluk tetap bersikukuh Assad harus digusur. "Tak ada masa depan bagi Assad di Suriah," menurut mentri luar negeri Saudi Arabia, Adel Al-Jubeir. Saudi sendiri sedang memikirkan ikut operasi militer yang berujung pada penggusuran Assad.

“Intervensi Rusia menghambat keinginan menggusur Assad," menurut Julien Barnes-Dacey, ahli politik di European Council on Foreign Relations. Saudi sendiri dari awal sudah dengan tegas tak menginginkan Assad tetap berkuasa. Saudi sendiri sedang mengurusi masalah Yaman. Tapi kalau Assad turun maka ada ketakutan akan kekosongan kekuasaan di Suriah. Negara lain seperti Turki punya masalah sendiri sebab takut akan kebangkitan Kurdi di Suriah akan menular ke Turki.

Jika Saudi memutuskan ikut menyerang secara militer maka ini akan merepotkan. Menurut analis Hassan Hassan, penulis buku Isis: Inside the Army of Terror, Saudi sendiri sedang repot dengan masalah Yaman. Tapi Saudi tak mau lepas tangan begitu saja di Suriah sebab mereka sedang bersaing kekuasaan dengan Iran.