Image Keringanan Pajak bagi Investor Dampak Penerimaan Negara
Peristiwa  

Keringanan Pajak bagi Investor Dampak Penerimaan Negara

Kamis, 10 September 2015 14:45 WIB

Jakarta - Paket kebijakan ekonomi tahap I sudah di rilis oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) , namun tidak disinggung kebijakan insentif fiskal berupa keringanan pajak yang sebelumnya diumumkan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Menurut Direktorat Jenderal Pajak, kebijakan fiskal itulah yang paling berpengaruh pada penerimaan negara.

Karena itu pemerintah perlu berhati-hati dalam mengabulkan permohonan pengajuan tax holiday maupun tax allowance. Apalagi untuk tax holiday, investor bisa diberikan keringanan pajak hingga 20 tahun.

"Dari perpajakan sendiri kebanyakan yang dikeluarkan adalah insentif perpajakan. Sehingga dalam jangka pendek kita akan terpengaruh ke penerimaan perpajakan," kata Direktur Penyuluhan Pelayanan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Mekar Satria Utama di Jakarta, Kamis (10/9).

Pemerintah menyempurnakan aturan teknis mengenai pemberian kebijakan pembebasan pajak untuk jangka waktu tertentu atau dikenal dengan istilah tax holiday. Penyempurnaan ini dikemas dalam PMK No. 159/PMK.010/2015 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan yang mulai berlaku 16 Agustus 2015.

Industri yang berhak mengajukan fasilitas keringanan pajak diperluas cakupannya menjadi sembilan bidang. Antara lain, logam hulu, pengilangan minyak bumi, kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi dan gas alam, permesinan, industri di bidang sumberdaya terbarukan, industri peralatan komunikasi, industri transportasi kelautan, industri pengolahan di KEK dan infrastruktur ekonomi selain menggunakan kerja sama pemerintah dan badan usaha.

"Akan ada dampak, tapi sudah diperhitungkan betul oleh teman-teman di Kemenkeu, dampak itu kita minimalisir untuk penerimaan," ujarnya.

Pihaknya menyadari, kebijakan ini sebagai magnet bagi investor menggerakkan sektor industri. Ditjen Pajak juga tidak mempermasalahkan pemberian keringanan pajak.

"Kita harapkan adalah para wajib pajak baru yang menambah penerimaan kita," ungkapnya.

Yuk Coba Es Krim Berbahan Sayuran Ini !
Respon Fadli Zon Ketika Ditawari Jadi Menteri Jokowi

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun