Kerja Keras, dalam 9 Hari KPK Berhasil OTT 3 Kasus Korupsi

Kerja Keras, dalam 9 Hari KPK Berhasil OTT 3 Kasus Korupsi

WinNetNews.com - Dalam 9 hari terakhir, KPK melakukan 3 kali operasi tangkap tangan (OTT). Mulai dari panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tarmizi, Dirjen Hubungan Laut Kemenhub A Tonny Budiono, dan Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno atau Bunda Sitha.

Berikut 3 OTT KPK dalam 9 hari:

1. Panitera Pengganti PN Jaksel Tarmizi

 Tarmizi ditangkap di PN Jaksel, Senin (21/8). Tarmizi ditangkap karena menerima suap Rp 425 juta.

Uang itu diberikan dari pengacara bernama Akhmad ke Tarmizi untuk pengurusan perkara. Akhmad merupakan pengacara dari suatu perusahaan yaitu PT ADI (Aquamarine Divindo Inspection).

2. Dirjen Hubungan Laut Kemenhub A Tonny Budiono

Tonny ditangkap KPK di kantornya pada Rabu (23/8). Tonny diduga menerima suap terkait perizinan proyek pengerukan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. 

Total uang yang disita KPK yaitu Rp 20,74 miliar. Suap pun diberikan Adiputra selaku Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK).

3. Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno

Hari ini, KPK kembali melakukan OTT terhadap Bunda Sitha karena karena kasus suap. Ruang kerja Sitha pun sudah disegel oleh KPK.

"Betul ada OTT di Jateng, tunggu konpers besok," kata Ketua KPK Agus Rahardjo ketika dimintai konfirmasi, Selasa (29/8/2017). 

Status Sitha akan segera diumumkan KPK pada Rabu (30/8) besok. KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan hal itu.