Kerumunan Tak Terkendali, Netizen Miris dan Khawatir Dengan Keselamatan CRAVITY
Foto: Instagram.com/cravity_official

Kerumunan Tak Terkendali, Netizen Miris dan Khawatir Dengan Keselamatan CRAVITY

Minggu, 26 Apr 2020 | 15:35 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Satu lagi kejadian yang menimpa grup K-Pop yang membuat netizen miris. Kejadian kurang menyenangkan ini dialami oleh boygrup pendatang baru yaitu CRAVITY setelah mereka tampil di KBS Music Bank.

Terlihat dari foto dan video yang diambil oleh penggemar, para member CRAVITY tampak dikerumuni oleh penggemar lain dan media hingga ikut berdesakan. Kerumunan tersebut terlihat tidak terkendali dan membuat para member sulit berjalan.
Ahn Seongmin diketahui sempat terjatuh dan dibantu oleh Jungmo dan Wonjin.

Kerumunan tersebut akhirnya membuat berbagai kalangan khawatir karena situasi saat ini yang membahayakan terkait pandemi COVID-19. Belum ada informasi apakah ada member yang mengalami cedera karena banyaknya kamera dan orang-orang yang berdesak-desakan dekat mereka.

image0
Foto: Pann.nate.com
image1
Foto: Pann.nate.com
image2
Foto: Pann.nate.com

Insiden ini langsung menarik perhatian netizen. Tak sedikit yang khawatir dengan kondisi para member CRAVITY.

"Jadi ke mana Corona pergi?," kata seorang netter.

"Orang gila ... Aku bahkan tidak tahu harus mengumpat seperti apa pada mereka," seru netter lain.

"Aku sangat berharap berita ini keluar di media dan Music Bank dapat mulai memblokir pintu masuk mereka juga, bagaimana kalian bisa melakukan hal ini dalam kondisi seperti ini?," sahut netter lain.

"Para fotografer sangat aneh. Ketika NCT datang minggu depan, itu akan menjadi lebih gila," ujar netter lain.

"Hul .. Bagaimana kalian bisa menempel pada orang seperti itu di keadaan seperti ini," tutur netter lain.

"Semua siaran lain telah melarang orang biasa datang karena Corona, tetapi tidak KBS. Semua orang sudah memblokir masuknya tetapi hanya KBS yang masih seperti ini," sambung netter lain.

"Pemandangan seperti ini biasanya adalah grup SM atau grup Produce," ujar netter lain.

"Aku kaget pada kenyataan bahwa ini masih tidak dianggap sebagai penyakit mental," komentar yang lainnya. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...